Home / Bangka Belitung

Rabu, 22 April 2026 - 17:06 WIB

Komisi IV DPRD Babel Desak Penanganan Serius Kasus Kekerasan Anak

BeritaSeindo.Com – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhir-akhir ini meningkat. Data terbaru yang diungkap dalam rapat koordinasi di Ruang Banmus DPRD Babel, Rabu siang (22/4/2026), menunjukkan lonjakan kasus yang berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan.

Bayangkan, hanya dalam kurun waktu tiga bulan pertama di tahun 2026, jumlah laporan kekerasan sudah menembus angka 30 persen dibandingkan total kasus sepanjang tahun lalu. Padahal, di tahun 2025 saja kasus tersebut sudah melampaui angka 300.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, Heryawandi, mengaku terkejut atas tren yang terus melonjak secara kualitas dan kuantitas ini. Ia menegaskan, pola kekerasan kini sudah merambah hingga ke arah eksploitasi.

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman Ajak Bersih - Bersih Sampah di 6 Kecamatan

“Peningkatan kualitas dan kuantitas inilah yang mengagetkan kita. Di tahun 2026 yang baru di triwulan pertama, ternyata sudah mencapai 30 lebih persen dari tahun sebelumnya,” ungkap Heryawandi

Heryawandi menilai, cara-cara lama dalam menangani kasus seperti ini tak lagi mempan. Ia mendesak adanya koordinasi secara maraton guna merombak kebijakan, mulai dari kurikulum sekolah berbasis kearifan lokal hingga pengawasan di lapangan.
Namun, di tengah urgensi tersebut, ia menyebut bahwa Babel justru menghadapi kendala klasik yajni keterbatasan anggaran.

LSalah satu upaya pihaknya yakni Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) agar dihidupkan kembali yang dinilainya belum berfungsi maksimal.

“KPAD ini harus segera diaktifkan kembali. Memang ini membutuhkan anggaran, tapi kita harus dorong. Dengan keterbatasan yang ada, mari kita jalani dengan maksimal karena target kita adalah menekan angka kasus agar tidak terus meningkat,” imbuhnya.

Baca Juga I  Gubernur Hidayat Siap Jadikan Babel Sebagai Sentra Kelapa Nasional

Tak hanya itu, Heryawandi juga menyampaikan perlunya pemberlakuan kembali jam malam bagi pelajar yang harus dikawal ketat, bukan hanya oleh pihak kepolisian, tapi juga Satpol-PP serta pihak terkait lainnya.

“Semua pihak terkait mesti berjibaku. Ini bukan hanya peran teman-teman kepolisian, kita punya Satpol-PP yang juga punya wewenang. Ini jadi tanggung jawab bersama karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Hadiri Shalat Idulfitri 1447 H di Alun – Alun Taman Merdeka

Bangka Belitung

Asisten Pemkot Juhaini Hadiri Pembagian Cadangan Pangan di Kantor Camat Bukit Intan Pangkalpinang

Bangka Belitung

Wakil Bupati Efrianda Hadiri Kegiatan Offroader JAWIL 6 Lubuk Besar

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Sidak OPD Pastikan Pelayanan Publik dan Pantau Fasilitas Kesehatan

Bangka Belitung

Gubernur Babel Resmikan Pabrik Rak Telur di Beltim

Bangka Belitung

Dugaan Money Politik Molen–Zeki: Publik Geruduk Bawaslu, Tuding Tidak Netral

Bangka Belitung

Dorong Transformasi Digital, Bupati Tekankan Pentingnya ETPD untuk Pelayanan Publik Bangka Tengah

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 64 Tahun 2025