Home / Bangka Belitung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:38 WIB

Bupati Algafry Rahman Hadiri Peresmian Serentak 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI

BeritaSeindo.Com – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menghadiri peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Koperasi Merah Putih, Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang pada Sabtu (16/05/2026).

Operasional 1.061 KDKMP ini diresmikan langsung secara simbolis oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Presiden bersama jajaran Kabinet Merah Putih menekan bel sebagai tanda dimulainya operasional KDKMP.

Prabowo Subianto mengatakan peresmian Koperasi Merah Putih adalah peristiwa penting yang tidak terlalu bersejarah. Melalui Pengoperasian 1.061 KDKMP beserta ribuan fasilitas serta sarana dan sistem pendukungnya, Prabowo menegaskan Koperasi adalah upaya memperkuat perekonomian nasional yang dimulai dari daerah.

“Koperasi ini akan menjadi milik kita bersama, akan menjadi kekuatan kita bersama, akan membantu Indonesia Incorporated . Ekonomi kita adalah ekonomi atas dasar kekeluargaan dan ada di dalam Undang-Undang Dasar. Ekonomi kekeluargaan artinya yang kuat tarik yang lemah, yang kaya bantu yang miskin, pengusaha kuat, perusahaan kuat, koperasi harus kuat, UMKM harus kuat, semua saling mendukung, jangan saling membunuh, terima dan mencurangi. Ini yang kita bangun,” lanjut Presiden Prabowo.

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman : Bangka Tengah Perkuat Pelayanan Kesehatan Lansia dan Pra Lansia

Sementara itu, Algafry mengatakan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus menyusun program pembangunan KDKMP di wilayah desa dan kelurahan. Hingga saat ini, sebagian besar proses masih berjalan, dengan tujuh titik dilaporkan hampir rampung.

“Kita di kabupaten mendukung Program Presiden Bapak Prabowo karena pembentukan KDKMP ini adalah langkah dari penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Adanya Koperasi ini selain memperkuat kemandirian ekonomi lokal, juga untuk membuka akses usaha seperti masyarakat produk lokal, serta mendorong pengelolaan potensi dan kearifan desa agar lebih terorganisasir serta optimal,” terangnya.

Disebutkan Algafry, Kabupaten Bangka Tengah memiliki 56 desa dan 7 kelurahan yang ditargetkan untuk dibangun KDKMP. Ia juga menjelaskan kendala yang dihadapi dalam pembangunan ini adalah terkait persoalan lahan yang merupakan syarat penting agar pembangunan dapat berjalan maksimal.

Baca Juga I  PT MSP Komitmen Dukung Pembinaan Generasi Muda Babel

“Misalnya di Kelurahan Dul, pemerintah memiliki aset lahan, namun luasnya belum sesuai dengan peruntukan yang dibutuhkan. Meski begitu, di wilayah tersebut juga terdapat aset lahan milik BUMN yakni PT Timah, yang berpotensi untuk bisa dimanfaatkan. Ini kita terus berupaya dan berkomunikasikan serta sudah saya sampaikan juga kepada Dandim agar bersinergi dan berkomunikasi dengan PT Timah ataupun Danantara,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Hadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bangka Tengah TA 2025

Bangka Belitung

Paripurna LKPJ 2025 dan Pansus PLASMA dan CSR Resmi Disahkan DPRD Babel

Bangka Belitung

Sekretariat DPRD Babel Meriahkan Karnaval Kendaraan Hias, Angkat Tudung Saji sebagai Simbol Budaya Bangka

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Hadiri Paripurna Penandatanganan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2026

Bangka Belitung

PMB 2026 Resmi Dibuka, Ini Kriteria Calon Mahasiswa UBB !

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Ajak Bersih – Bersih Sampah di 6 Kecamatan

Bangka Belitung

Wabup Efrianda Hadiri Rapat Paripurna Pengajuan Tiga Raperda Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Hadiri Shalat Idulfitri 1447 H di Alun – Alun Taman Merdeka