BeritaSeindo.Com – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar audiensi bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bangka Belitung guna membahas dinamika kebijakan perdagangan dan ekspor crude palm oil (CPO) yang berdampak pada stabilitas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Audiensi berlangsung di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel, Selasa (2/6/2026).
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, mengatakan pihaknya menindaklanjuti hasil rapat yang digelar di kementerian pada 22 Mei 2026. DPRD meminta seluruh pabrik kelapa sawit (PKS) di Bangka Belitung membeli TBS petani sesuai kesepakatan yang telah dibuat dalam rapat di Kantor Gubernur Babel pada 7 Mei 2026.
“DPRD meminta pabrik-pabrik PKS membeli harga sawit petani sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan. Kesepakatan tersebut juga sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) yang harus ditindaklanjuti oleh gubernur maupun bupati,” kata Didit.
Dalam audiensi tersebut, APDESI turut menyampaikan sejumlah aspirasi terkait tata niaga sawit. Salah satu yang menjadi sorotan adalah dugaan ketidaksesuaian timbangan saat proses pembelian TBS oleh pabrik.
Menurut Didit, persoalan tersebut akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian untuk memastikan tidak ada praktik yang merugikan petani.
Selain itu, Satgas Pangan juga akan menindaklanjuti amanat pemerintah pusat terkait pengawasan tata niaga komoditas sawit di daerah.
Tak hanya soal harga dan tata niaga, DPRD Babel juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ketersediaan pupuk yang menjadi kebutuhan utama petani sawit.
“Kami juga menaruh perhatian terhadap masalah pupuk. Dalam waktu dekat, DPRD akan bertemu dengan Direktur Jenderal Perkebunan untuk membahas dan mencari solusi atas persoalan tersebut,” ujarnya.
Melalui audiensi ini, DPRD Babel berharap berbagai persoalan yang dihadapi petani sawit dapat segera ditindaklanjuti sehingga stabilitas harga TBS tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat perkebunan semakin meningkat.










