BeritaSeindo.Com – Semangat kemandirian pangan dan optimalisasi lahan terus bergelora di Kabupaten Bangka Tengah. Pada Minggu (07/06/2026), Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, didampingi Ketua TP-PKK Bangka Tengah, melakukan kunjungan maraton untuk memimpin panen raya komoditas hortikultura di Desa Lubuk Pabrik.
Tidak tanggung-tanggung, tiga lokasi kelompok tani (Poktan) disisir langsung oleh Algafry Rahman guna menyambut bawang merah dan semangka binaannya. Momentum ini sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam mencetak sentral pangan baru.
Perjalanan panen dimulai dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati. Di lokasi ini, Bupati Bateng, Algafry memamerkan bawang merah yang ditanam di pekarangan rumah warga menggunakan metode formula. Berawal dari bantuan bibit sebanyak 46 kg, hasil panen kali ini diproyeksikan mencapai rasio impresif 1 pita 7.
“Alhamdulillah, taksirannya kurang lebih bisa mencapai hampir 400 kilogram. Saya menyarankan seluruh hasil panen di KWT Melati ini difokuskan untuk dijadikan benih. Kita ingin C2 Lubuk Pabrik ini menjadi sentral bawang merah, sehingga ke depan kita tidak perlu mengimpor benih lagi melainkan bisa memproduksi sendiri,” ujar Algafry optimis.
Ketua KWT Melati, Dwi Soleha, didampingi Sekretaris, Nilawati, mengungkapkan bahwa masa tanam hingga panen memakan waktu sekitar 60 hari (2 bulan). Terkait tantangan, faktor cuaca menjadi dinamika utama.
“Kalau cara merawat insyaallah aman, tantangannya lebih ke cuaca, terutama jika terjadi hujan di malam hari yang mempengaruhi kondisi tanaman,” pungkasnya.










