Home / Bangka Belitung

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:52 WIB

DPRD Babel Desak Revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya dan Penataan IUP PT Timah

BeritaSeindo.Com – Persoalan tumpang tindih lahan masyarakat dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah serta tersendatnya penyerapan produksi timah di Belitung dan Belitung Timur menjadi fokus utama audiensi strategis antara DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Direksi PT Timah Tbk di Kantor Pusat PT Timah, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Audiensi yang dipimpin Direktur Operasi PT Timah Tbk, Handy Geniardi, tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Nasapta dan Belyadi, Ketua Komisi III Taufik Rizami, Anggota Komisi III Syarifah Amelia, serta jajaran anggota Komisi III DPRD Babel.

Dalam pertemuan yang berlangsung terbuka dan konstruktif itu, DPRD Babel membawa sejumlah rekomendasi strategis yang dinilai penting bagi masa depan tata kelola pertambangan di Bangka Belitung, mulai dari percepatan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), penyelesaian konflik lahan masyarakat, evaluasi wilayah IUP yang tidak lagi produktif, hingga penguatan peran pelaku usaha lokal dalam sektor pertambangan.

Baca Juga I  Wakil Walikota Pangkalpinang Buka Kegiatan Kampung Ramadhan Gerak Syariah 1447 H

Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta menegaskan bahwa berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Wilayah bersama APDESI Belitung, ditemukan banyak permukiman warga, sekolah, rumah ibadah, kantor desa, fasilitas umum, hingga kebun masyarakat yang telah lama ada justru berada di dalam wilayah IUP PT Timah.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan keresahan karena masyarakat merasa khawatir memanfaatkan lahannya sendiri, bahkan aparatur desa pun ragu memberikan pelayanan administrasi pertanahan akibat tumpang tindih wilayah.

“Masyarakat membutuhkan kepastian hukum. Mereka ingin bekerja, bertani, berkebun, dan membangun usaha tanpa dihantui rasa takut. Negara harus hadir memberikan solusi yang adil, baik bagi masyarakat maupun bagi PT Timah sebagai perusahaan negara,” tegas Edi Nasapta.

Sebagai solusi, DPRD mengusulkan dilakukan overlay atau pencocokan peta menggunakan data resmi Kementerian ESDM untuk memisahkan kawasan permukiman, fasilitas umum, rumah ibadah, sekolah, dan lahan produktif masyarakat dari wilayah yang memang masih dibutuhkan untuk kegiatan pertambangan.

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman Lepas Takbir Keliling Sambut Idulfitri 1447 H

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasi PT Timah Handy Geniardi menyatakan perusahaan berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut secara parsial atau kasus per kasus sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

DPRD Babel juga menyoroti keterbatasan kuota RKAB yang dinilai menjadi penyebab menumpuknya hasil produksi timah masyarakat dan mitra usaha di Belitung maupun Belitung Timur.

Menurut Edi Nasapta, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat sehingga revisi RKAB harus segera diperjuangkan bersama pemerintah pusat.

“DPRD mendukung penuh langkah PT Timah untuk mengajukan revisi RKAB. Bila diperlukan kebijakan diskresi sesuai mekanisme yang berlaku, kami siap ikut memperjuangkannya agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali bergerak,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

PB Porprov VII Babel 2026 Matangkan Kesiapan Petugas

Bangka Belitung

Wakil Ketua DPRD Edi Nasapta : Status Internasional Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Harus Diikuti Pemenuhan Fasilitas Sesuai Standar Internasional

Bangka Belitung

Paripurna DPRD Bangka Bahas LKPJ 2025, Fokus Transparansi dan Akuntabilitas

Bangka Belitung

Program Arsari Tambang Goes To School Bentuk Kepedulian Terhadap Dunia Pendidikan

Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Arsani Terima Kunjungan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis

Bangka Belitung

Noni Hidayat Tampil Memukau di Penutupan Kriyanusa 2026, Kenakan Tenun Cual Karya Destiani

Bangka Belitung

Ketua DPRD Didit Srigusjaya Terima Kunjungan Silaturahmi Gubernur Hidayat Arsani

Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Arsani Lantik Fery Afriyanto sebagai Sekda Babel, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat