Home / Bangka Belitung / Berita / Daerah / Ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Kades se-Bangka Tengah Geruduk PT Timah Tbk, Ketua APDESI: Tindak Lanjut Aspirasi Warga

PANGKALPINANG, Beritaseindo.com — Sejumlah Kepala Desa yang tergabung di Kabupaten Bangka Tengah mendatangi kantor PT Timah Tbk. Kedatangan para aparatur pemerintah desa ini bertujuan untuk meminta perusahaan pelat merah tersebut segera menginventarisasi dan menciutkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sudah tidak produktif. Langkah ini diambil agar masyarakat, khususnya para petani, dapat merasa tenang dalam memanfaatkan lahan mereka.

Audiensi Para Kepala Desa se-Bangka Tengah di Kantor PT Timah

“Kedatangan kami kemarin ke PT Timah menindaklanjuti aspirasi para kepala desa yang seringkali diminta warga untuk membuat surat kepemilikan tanah, padahal lahan tersebut masuk dalam kawasan IUP,” ujar Yani Basaroni, Rabu (26/08/2026).

Menurutnya, persoalan agraria di tengah masyarakat ini akan terus berlanjut selama PT Timah tidak melakukan penciutan pada areal IUP non-produktif. Terlebih lagi, banyak dari lahan non-produktif yang masuk dalam kawasan Area Penggunaan Lain (APL) tersebut sebenarnya merupakan perkebunan warga.

Baca Juga I  Safari Jumat di Lubuk Besar, Bupati Bangka Tengah Ajak Implementasikan Iman dan Takwa

“Jangan didiamkan terus-menerus, hingga petani resah dan ada beberapa kepala desa didesak untuk membuat surat keterangan tanah. Namun, terkendala karena masuk dalam kawasan IUP,” ungkap Yani yang juga menjabat sebagai Ketua DPC APDESI Bangka Tengah.

Ia juga sempat menyampaikan kepada pihak PT Timah bahwa pembiaran lahan non-produktif ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan negara karena tetap harus membayar pajak dari luasan IUP tersebut

“Kalau dibiarkan, negara rugi, rakyat pun rugi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak PT Timah menyatakan akan berupaya segera melakukan inventarisasi terhadap IUP non-produktif untuk kemudian diciutkan. Pihak perusahaan juga mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai sinkronisasi tata ruang wilayah.

Baca Juga I  Ketua Komisi I DPRD Pahlevi Syahrun Terima Audiensi Bersama Masyarakat Desa Celuak dan Romodhon

“Sinkronisasi tata ruang wilayah juga sudah dikoordinasikan mereka ke instansi terkait,” imbuhnya.

Selain menyoroti persoalan agraria, Yani Basaroni juga mengingatkan pihak PT Timah agar lebih serius memperhatikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi desa-desa yang masuk dalam wilayah kerja IUP. Menurutnya, kontribusi tersebut tidak boleh diabaikan.

“CSR itu harus bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di pedesaan. Sebab, penambangan timah itu ada di desa, sudah sewajarnya masyarakat desa diperhatikan,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Hadiri Safari Jumat di Masjid Darussalam Desa Belilik

Bangka Belitung

Gandeng Polsek Namang, Pemerintah Desa Belilik Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba, Sasar Generasi Muda

Bangka Belitung

Jelang Idulfitri, Bupati Bangka Tengah Serahkan Bingkisan Lebaran untuk 150 Petugas Kebersihan

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Bersama Gubernur Hidayat Arsani Serahkan Satu Unit Ambulans Kepada Masyarakat Desa Kemingking

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Al Fattah Pangkalbalam

Bangka Belitung

Safari Jumat di Akhir Ramadan, Bupati Algafry Rahman Salurkan Bantuan dan Kunjungi Warga Sakit

Bangka Belitung

PT DAK Salurkan Bantuan Sosial Ramadhan 1447 H bagi Masyarakat Pangkalpinang Hingga Lombok

Bangka Belitung

Wabup Efrianda Hadiri Kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Desa Belilik