Home / Bangka Belitung

Senin, 10 November 2025 - 08:58 WIB

Bupati Algafry Rahman Buka Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Inklusi Guru PAUD di Diklat BKPSDMD Bateng

BeritaSEindo.Com – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) melalui Dinas Pendidikan, menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Inklusi Guru PAUD di Aula Diklat BKPSDMD Bateng, pada Senin (10/11/2025).

Diklat yang dilaksanakan selama 2 hari, yakni 10 – 11 November 2025, ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas tenaga pendidik PAUD di Kabupaten Bangka Tengah dalam mendidik anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah-sekolah reguler.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman hadir secara langsung untuk membuka kegiatan, didampingi Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry.

Algafry Rahman mengatakan, diklat inklusi ini merupakan inisiasi Dinas Pendidikan, terutama Kabid PAUD, untuk mengajak perwakilan Guru PAUD se-Bangka Tengah mengikuti pelatihan pendidikan inklusi.

Baca Juga I  PT TIMAH Tbk Serahkan Aset Rumah Ibadah, Bupati Bangka Ajak Masyarakat Doakan Keberlanjutan Perusahaan

“Seyogyanya ada sekolah yang khusus memberikan pendidikan inklusi ini, tapi kita punya keterbatasan, maka sekolah umum kita usahakan bisa menjadi tempat bagi anak berkebutuhan khusus untuk bisa bersekolah,” terang Algafry.

Bupati mengungkapkan, menurut data Dinas Pendidikan, kurang lebih ada sekitar 400 anak yang masuk dalam kategori berkebutuhan khusus.

Melalui diklat inklusi ini, Algafry turut mengajak para peserta untuk bisa meneruskan pengetahuan yang didapat untuk dibagikan kepada tenaga pendidik lainnya.

“Alhamdulillah, kita sudah memiliki beberapa guru yang memang sudah mendapatkan pelatihan inklusi ini, bahkan kita sudah membagikan pengetahuan ini pada lainnya. Mudah-mudahan, ke depannya bisa kita terapkan lagi, bahwa semua anak memiliki hak yang sama,” tambahnya.

Baca Juga I  Jelang Puasa, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir, Humas PLN Babel Bungkam

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Pangihutan Sihombing mengatakan diklat inklusi kali ini diikuti 45 guru PAUD yang mewakili beberapa lembaga.

“Kita tidak bisa memungkiri ada banyak anak berkebutuhan khusus tersebar di Bangka Tengah, sehingga kita mencoba memberikan peningkatan kompetensi guru PAUD ini, agar jika mereka menemukan anak berkebutuhan khusus, dapat ditangani dengan baik,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Prihatin Masalah Hukum Remaja Asal Desa Beluluk, Gubernur Hidayat Sambangi Mapolda Babel

Bangka Belitung

Wabup Efrianda Hadiri Kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Desa Belilik

Advedtorial

Sertifikat HACCP diserahkan Walikota Saparudin Untuk UMKM Tembus Pasar Global

Bangka Belitung

Didit Srigusjaya Kawal Aspirasi Penambang, Pastikan Kenaikan Harga Timah Berpihak pada Rakyat

Bangka Belitung

DPRD Babel Panggil Direktur Rumah Sakit Se Babel Dan BPJS Kesehatan,Tanyakan SOP Pelayanan Kesehatan

Bangka Belitung

Pantau Pelabuhan Tanjung Kalian, Kapolres Bangka Barat Pastikan Arus Balik Berjalan Lancar

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Terima Audiensi Kepala Otoritas Jasa Keuangan Bangka Belitung

Bangka Belitung

Ketua DPRD Didit Srigusjaya Tegaskan Tidak Ada Razia, Minta Masyarakat Tak Termakan Hoaks