BeritaSeindo.Com – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Bangka Tengah, sukses menggelar panen perdana udang vaname di Instalasi Guntung, Jumat (08/05/2026). Mengusung konsep ‘PAD Kreatif’, hasil panen ini tidak hanya menjadi sumber pendapatan daerah, tetapi juga menjadi pilar utama penyediaan protein untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bangka Tengah.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama jajaran pejabat daerah, perwakilan SPPG Padang Mulia, PT CPP, Camat Koba, serta perangkat desa setempat.
Panen kali ini memanfaatkan teknologi kolam bioflok bundar yang berhasil memproduksi sekitar 350 kilogram udang vaname berkualitas. Dengan harga jual Rp65.000,00 per kilogram, kegiatan ini diproyeksikan memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Bateng, Algafry Rahman menekankan bahwa fokus utama pemerintah bukan hanya mencari keuntungan, melainkan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keinginan untuk berusaha.
“Kita ingin mengedukasi masyarakat bahwa dari hal kecil seperti ini bisa menghasilkan uang. Namun, bantuan pemerintah tidak boleh berhenti saat dikasih sekali lalu hilang. Harus berkelanjutan ( sustainable ). Seperti hari ini, kita panen udang, besok ikan patin. Petani dan pembudidaya harus berpikir bagaimana memutar modal untuk keberlangsungan produksi,” ujar Algafry.
Momen panen ini juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UPTD Perikanan Budidaya dengan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Padang Mulia. Kerja sama ini memastikan bahwa hasil panen petani lokal memiliki pasar yang jelas dan pasti.
Dian Novita dari Yayasan Ikrar Jaya Bersama, yang mengelola SPPG Padang Mulia, langsung memborrong 200 kilogram udang hasil panen tersebut.
“Biasanya kami mengambil pasokan dari luar daerah, namun mulai hari ini kami khusus mengambil dari Bangka Tengah. Ini untuk mendukung peningkatan PAD dan ekonomi lokal,” pungkasnya.











