Home / Bangka Belitung / Berita / Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 12:07 WIB

Rakor P2P 2026, Pemkab Bangka Tengah Genjot Capaian Imunisasi hingga Skrining Penyakit

BANGKA TENGAH, Beritaseindo.com- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Advokasi, dan Sosialisasi dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) tahun 2026, Selasa (14/4).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, mengatakan bahwa pembangunan kesehatan harus dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai komponen, mulai dari upaya kesehatan, pembiayaan, sumber daya manusia, hingga manajemen dan informasi kesehatan.

“Seluruh komponen ini harus saling berkaitan dan berjalan beriringan dengan memperhatikan dinamika kependudukan serta perkembangan epidemiologi penyakit,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit mencakup berbagai langkah, seperti imunisasi, skrining atau deteksi dini, edukasi perilaku hidup sehat, serta pengendalian faktor risiko.

Baca Juga I  Tutupan Hutan DAS Nyireh di Bawah 10 Persen, Ancaman Banjir dan Krisis Air Mengintai Bangka Selatan

Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyakit menular seperti TBC dan HIV/AIDS, serta penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan promotif dan preventif melalui advokasi, komunikasi, dan mobilisasi sosial di seluruh jejaring pelayanan kesehatan.

Penguatan surveilans epidemiologi dan manajemen penanggulangan masalah kesehatan juga menjadi perhatian utama.

Namun demikian, Efrianda mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 masih terdapat sejumlah indikator program yang belum mencapai target. Di antaranya adalah skrining usia produktif, skrining HIV, cakupan penemuan dan pengobatan TBC, serta cakupan imunisasi.

“Oleh sebab itu, melalui rakor ini kita tidak hanya melakukan evaluasi, tetapi juga meningkatkan koordinasi dan integrasi program agar target tahun 2026 dapat tercapai secara optimal,” jelasnya.

Baca Juga I  Nelayan Tanjung Pura Minta Aktivitas Pengapuran Dihentikan, DPRD Babel Turun Tangan

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi dengan menyampaikan berbagai kendala di lapangan serta memberikan masukan dan solusi yang konstruktif.

“Silakan sampaikan apa yang perlu diperbaiki, dipertahankan, dan ditingkatkan ke depan. Kita harapkan forum ini benar-benar menghasilkan langkah konkret,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap dapat meningkatkan kinerja program kesehatan sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Renaldi).

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Terima Kunker Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Babel

Bangka Belitung

Jelang Idulfitri, Bupati Bangka Tengah Serahkan Bingkisan Lebaran untuk 150 Petugas Kebersihan

Bangka Belitung

23 Tahun Bangka Tengah : Bupati Algafry Rahman Ajak Sinergi Membangun dan Melesat Bersama

Bangka Belitung

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Bangka Tengah Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia

Bangka Belitung

Wabup Efrianda Buka Kegiatan KMD Pembina Pramuka Golongan Penggalang Mandiri Tahun 2026

Bangka Belitung

Polda Babel Tertibkan Tambang Ilegal di Kawasan DAS Kabupaten Bangka

Advedtorial

PT DAK Solusi Terpercaya untuk Pembangunan dan Perawatan Kapal di Indonesia

Bangka Belitung

Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati Bangka Tengah Ajak Antisipasi Dampak Musim Kemarau