Home / Bangka Belitung / Berita / Internasional / Nasional / Sosial

Senin, 29 September 2025 - 03:14 WIB

Investasi 28 Triliun PT Green Indonesia Aluminia di Belitung Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Masyarakat: Kami Demo

Foto: Rencana Hilirisasi PT Green Indonesia Aluminia (GIA) yang mengelola Bauksit menjadi aluminia

Foto: Rencana Hilirisasi PT Green Indonesia Aluminia (GIA) yang mengelola Bauksit menjadi aluminia

BANGKA BELITUNG, Beritaseindo.com-
PT Green Indonesia Aluminia (GIA) berencana akan membangun pabrik hilirisasi Bauksit di Kabupaten Belitung Provinsi Bangka Belitung.

Namun, hingga kini perusahaan dengan nilai investasi 28 Triliun itu belum bisa menyampaikan kepada publik sejauh mana perizinan yang sudah di dapatkan.

Kepala Dinas Perindustrian, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPMPTSP) Kabupaten Belitung , Ronny Setiawan saat dikonfirmasi terkait perizinan PT GIA mengungkapkan, jika saat ini pihaknya sedang melakukan konsolidasi.

“Kebutuhan lahan masih berproses,” ucapnya, Kamis (25/9).

Dirinya berdalih, jika disampaikan sekarang, maka masyarakat akan menjual lahan yang akan dibangun smelter itu dengan harga yang fantastis.

“Khawatir harga lahan meningkat kalau di publish, sekarang kami ingin disenyapkan dulu pemberitaannya,” ungkapnya.

Baca Juga I  Didit Srigusjaya : DPRD Babel Kawal Langsung Aspirasi Petani Bangka Selatan ke Kementerian Pertanian

Ronny menambahkan, jika pihak PT GIA juga belum mau memberikan jawaban sajauh mana perizinan yang sudah didapatkan.

“Kebijakan kami tetap ingin “silent operation” dulu pak, agar proses konsolidasi yang sedang berlangsung tidak terganggu,” ujarnya menyampaikan terusan balasan dari pihak PT GIA.

Kondisi tersebut lalu menimbulkan pertanyaan dan penolakan serius di tengah masyarakat, khususnya masyarakat Belitung dan Belitung Timur soal kepatuhan perusahaan terhadap aturan.

“Kami setuju-setuju saja jika semua dilakukan dengan sesuai ketentuan, namun kami menolak sepenuhnya dan akan melakukan aksi besar- besaran jika pihak dari PT GIA membangun perusahaan sebelum menyelesaikan terkait semua perizinan yang ditetapkan Pemerintah,” tutur RS, salah seorang warga sekitar yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Baca Juga I  Perjuangkan Hak 1.094 Warga Tak Mampu, APDESI Bangka Tengah Bawa Data Anomali Bansos Bangka Tengah ke Bappenas RI

Perlu diketahui, PT GIA ini akan
mengelola bauksit sebagai bahan dasar dan akan direfinery menjadi alumina, dan dikelola menjadi bahan jadi Alumunium. (Renaldi).

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Insan PT Dok dan Perkapalan Air Kantung Ucapkan Selamat HUT ke-50 PT Timah (Persero) Tbk

Advedtorial

Cek Situasi SPBU, Kapolres Bateng himbau Masyarakat Tidak Panic Buying dan Tertib Saat Antre BBM

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 30 Tahun 2026

Bangka Belitung

Gandeng Komdigi, Bupati Bangka Tengah Dorong Percepatan Desa Digital di Bangka Tengah

Bangka Belitung

Sekda Pangkalpinang Hadiri Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian ATM Pangkalpinang

Berita

Kepsek Tampar Siswa Merokok di Non Aktifkan Gubernur Banten

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Buka Kegiatan Fundraising Ramadhan Zakat Tahun 1447 H

Bangka Belitung

HUT ke-23 Bangka Tengah: Perayaan Seremonial ditengah Angka Kemiskinan yang Mencapai 13.710 Jiwa