Home / Bangka Belitung

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:25 WIB

Ketua DPRD Abang Hertza : Pemotongan TPP ASN 20% Demi Keseimbangan Pembangunan Pangkalpinang

BeritaSeindo.Com — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza menanggapi wacana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang.

Ia membenarkan adanya usulan pemotongan TPP dari perangkat daerah, yang kemudian dibahas bersama DPRD Pangkalpinang. Latar belakang usulan tersebut disebabkan menurunnya dukungan dana dari pemerintah pusat.

Selain itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seiring berjalannya waktu mengalami penurunan signifikan. Kondisi tersebut menempatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang pada situasi yang mengharuskan mengambil keputusan strategis.

“Banyak dinamika dan permasalahan yang harus dipertimbangkan. Tetapi pemerintah kota bersama DPRD tetap mengutamakan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu, dan kesejahteraan ASN tetap diperhatikan,” kata Abang Hertza, Rabu (28/01/26).

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman : Pemkab dan Kejari Bangka Tengah Dukung Program ASRI Presiden RI

Menurut Abang Hertza, usulan pemotongan TPP sudah diwacanakan sejak Penjabat (Pj) Wali Kota M. Unu Ibnudin, yang pada rapat sebelumnya antara DPRD dan Pemkot Pangkalpinang mengarah pada skema pemotongan TPP hingga 30 persen.

“Sejak awal masa Pj Wali Kota, pembahasan mengenai efisiensi anggaran sudah dilakukan, termasuk opsi pemotongan TPP ASN sebesar 30 persen sebagai langkah antisipatif,” ujarnya.

Setelah Prof Saparudin dan Cece Dessy resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, pada awalnya tidak menerapkan pemotongan TPP demi menjaga stabilitas kesejahteraan ASN, dan memastikan layanan publik tetap optimal.

Namun, di tengah tekanan fiskal tersebut, diungkapkan Abang Hertza, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpaksa meninjau ulang struktur belanja daerah, sehingga kembali dilakukan peninjauan kembali terhadap usulan awal.

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman : Bangka Tengah Bidik Top 3 Nasional, Siap Jadi Percontohan Kabupaten Antikorupsi 2026

Setelah beberapa kali pembahasan intensif dengan DPRD, disepakati langkah pemotongan TPP ASN sebesar 20 persen, lebih rendah dari rencana awal. Keputusan ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas keuangan kota agar pembangunan dan pelayanan publik tetap dapat berjalan.

“Jadi, ini bukan kebijakan yang muncul tiba-tiba, melainkan telah direncanakan sejak lama karena melihat kemampuan keuangan daerah, dan kondisi struktur anggaran daerah sudah mulai menunjukkan tekanan akibat penurunan pendapatan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Safari Ramadan di Padang Baru, Wabup Bangka Tengah Ajak Warga Tingkatkan Ibadah

Bangka Belitung

Wabup Efrianda Tegaskan Peran Vital Pesantren Bentuk Generasi Berakhlak di Hari Santri Nasional 2025

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Serahkan Bantuan Atensi dengan Total 592 Juta Rupiah

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Jadi Khatib Jumat di Tanjung Berikat, Ingatkan Makna Bulan Syawal

Bangka Belitung

Milad ke 14 Unmuh Babel dan Pergantian Nama Gedung Babel Menjadi Gedung Rusli Racham, Rektor: Berkelanjutan dan Mencerahkan

Bangka Belitung

Ketua DPRD Babel Hadiri Apel Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2026

Bangka Belitung

Ketua DPRD Babel Ikuti Upacara Detik – Detik Proklamasi Bersama Forkopimda

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman : Bangka Tengah Perkuat Strategi Ketahanan Pangan Berbasis Data Melalui FSVA TA 2025