BeritaSeindo.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah bersama Kepolisian Resor (Polres) Bangka Tengah, resmi meluncurkan Operasi Ketupat Menumbing 2026. Persiapan ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Halaman Polres Bangka Tengah, Kamis (12/03/2026), guna memastikan perayaan Idulfitri 1447 H berjalan aman dan kondusif.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menegaskan bahwa kelancaran arus mudik tahun ini merupakan hasil kolaborasi erat antar instansi. Ia menjamin seluruh fasilitas publik di bawah naungan Pemkab, khususnya layanan kesehatan, akan tetap beroperasi maksimal selama masa libur lebaran.
“Alhamdulillah, ini sinergi yang baik, ya. Jadi memang tidak bisa kita berjalan sendiri. Ini perlu kerja sama semua pihak yang terlibat,” ujar Algafry Rahman saat ditemui usai apel.
Bupati juga menambahkan bahwa sektor pemerintahan seperti Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan dan Dinas Kesehatan telah diinstruksikan untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat yang merayakan Idulfitri. Bupati menjamin bahwa tidak akan ada rumah sakit maupun puskesmas yang tutup selama masa operasi berlangsung demi memastikan pelayanan tetap siaga.
Di sisi pengamanan teknis, Kapolres Bangka Tengah, AKBP Nyoman Bratasena, mengungkapkan bahwa pihaknya mengerahkan 80 personel yang akan ditempatkan di lima titik strategis. Lima titik tersebut mencakup pos pengamanan (pos pam) di Namang, Koba, Simpang Katis, dan Sungaiselan, serta satu pos pelayanan (pos yan) di kawasan wisata Terentang.
“Khusus Polri, kita menugaskan kurang lebih 80 personil. Itu akan terbagi di lima pos, ya,” jelas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa perbedaan mendasar antara pos pengamanan dan pelayanan terletak pada fungsinya. Sementara pos pam berfokus pada penanganan kemacetan dan kecelakaan, pos pelayanan di Terentang ditambah dengan fasilitas tempat istirahat bagi pemudik yang merasa lelah atau mengantuk.










