BANGKA TENGAH– Sosok Dimas Agung Dwi Wibowo kini mulai menarik perhatian publik melalui dedikasinya dalam mengawal pengembangan infrastruktur di Kabupaten Bangka Tengah.
Sebagai Taruna Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang, kehadirannya di Pelabuhan Sungaiselan dinilai menjadi langkah strategis dalam membantu optimalisasi konektivitas ekonomi daerah, Minggu, (3 Mei 2026).
Dimas Agung Dwi Wibowo menunjukkan komitmen nyata dalam memastikan setiap detail pembangunan di kawasan pelabuhan berjalan sesuai rencana.
Dengan latar belakang pendidikan transportasi yang kuat, ia terlibat langsung dalam proses verifikasi lapangan, mulai dari pengukuran infrastruktur dermaga hingga pemantauan teknis aktivitas logistik di pelabuhan.
Salah satu hal yang paling menonjol dari pola kerjanya adalah semangat untuk mengabdikan diri secara tulus. Dimas dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat, dan membantu masyarakat agar daerah mereka lebih berkembang.
Tidak hanya sekadar menjalankan tugas kedinasan, taruna juga menjalin kedekatan dengan masyarakat di Bangka Tengah, terkhususnya di Sungaiselan, sehingga terjadi ikatan kekeluargaan agar daerah Sungaiselan lebih maju dan berkembang.
“Sebagai bagian dari Poltektrans SDP Palembang, pengabdian kami mencakup aspek teknis dan sosial. Dengan membangun ikatan kekeluargaan bersama warga, kami dapat lebih memahami kebutuhan nyata mereka.
Harapannya, kerja sama yang harmonis ini akan membawa Sungaiselan menjadi daerah yang lebih maju,” ungkapnya.
Di era digital ini, Dimas juga beradaptasi dengan memanfaatkan platform modern untuk berinteraksi lebih luas.
Melalui akun media sosial TikTok miliknya, yaitu @mas.id_ , ia secara aktif membagikan video kegiatannya selama melakukan PKL dan mengabdikan diri. Konten-konten tersebut kerap disambut hangat oleh masyarakat Bangka Tengah, yang antusias melihat perkembangan daerah mereka.
Kehadiran Dimas di tengah-tengah kesibukan pelabuhan memberikan perspektif baru bagi tata kelola infrastruktur perhubungan di Bangka Tengah.
Dengan aktif turun langsung mengecek kondisi riil serta berdialog dengan masyarakat, ia memastikan setiap aspek pembangunan didasarkan pada kepentingan bersama demi kesejahteraan masyarakat pengguna jasa pelabuhan.
Diharapkan melalui kontribusi dan pengabdian tulus para taruna ini, transformasi Pelabuhan Sungaiselan menjadi pusat logistik yang modern dan berdaya saing dapat segera terwujud, memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Bangka Tengah.
(*).









