Home / Bangka Belitung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Wujudkan Satu Data Sosial Ekonomi Nasional, Pemkab Bangka Tengah Gelar Rakor dan Evaluasi Sensus Ekonomi 2026

BeritaSeindo.Com –  Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Lanjutan serta Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kegiatan strategis ini berlangsung di Gedung Serba Guna, Komplek Perkantoran Pemkab Bangka Tengah, Selasa (06/10/2026).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dihadiri oleh sekitar 200 peserta undangan. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Ahli Statistik Madya BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (mewakili Kepala BPS Babel) Bambang Sri Yuwono, perwakilan Dinas Sosial PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, para Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kabupaten Bangka Tengah, serta pendamping program sosial seperti PKH dan TKSK.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala BPS Kabupaten Bangka Tengah, Sigit Wibowo, pelaksanaan SE 2026 di wilayah Bangka Tengah mencakup 1.033 Satuan Lingkungan Setempat (SLS) yang tersebar di 66 kampung serta 64 desa/kelurahan. Pendataan ini melibatkan total 214 petugas lapangan, yang terdiri atas 27 petugas organik BPS, 23 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML), dan 164 Petugas Pencacah Lapangan (PCL).

Baca Juga I  Sekretariat DPRD Babel Meriahkan Karnaval Kendaraan Hias, Angkat Tudung Saji sebagai Simbol Budaya Bangka

Petugas telah bekerja secara maksimal sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan sistem door-to-door (dari rumah ke rumah), melintasi wilayah yang sulit dijangkau hingga pulau-pulau kecil. Hasilnya, dari verifikasi dan validasi total di lapangan, tercatat sebanyak 115.650 rumah tangga berbisnis (mencapai 132,14%, melampaui target awal pemetaan OPD yang sebesar 87.522 usaha).

Kendati demikian, untuk Badan Usaha Berbadan Hukum, data yang baru ditemukan di lapangan mencapai 6.815 usaha (sekitar 77,48%). Sisa sekitar 22,52% usaha dan rumah tangga saat ini masih dalam proses penyisiran lanjutan hingga batas akhir pada 15 Oktober 2026. Kendala utama di lapangan masih kurang keterlibatan sebagian terkait keterbukaan data sensitif atau privasi usaha.

Baca Juga I  Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Bangka Tengah Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, saat ditemui menyatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan rutin sepuluh tahunan berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Sensus ini menjadi fondasi penting untuk memotret struktur ekonomi secara menyeluruh, mulai dari usaha besar hingga warung kecil di pelosok desa.

Bupati menarik acara integrasi data melalui DTSEN yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Selama ini, kerap kali data sektoral dikelola secara terpisah oleh masing-masing kementerian dan lembaga, yang berpotensi menimbulkan tumpang tindih serta kesalahan inklusi maupun kesalahan pengecualian dalam penyaluran bantuan.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Wakil Bupati Efrianda Hadiri Forum Penguatan RAN PE Fase II

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Hadiri Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bangka Tengah

Bangka Belitung

Bupati Bangka Tengah Luncurkan Program Jaminan Sosial untuk Pekerja Sawit

Bangka Belitung

Komisi III DPRD Babel Kunker ke Komisi V DPR RI Dalam Rangka Kawal Aspirasi Daerah ke Tingkat Pusat

Bangka Belitung

Ketua DPRD Didit Srigusjaya Hadiri Dies Natalis ke 20 UBB dan Pengukuhan Guru Besar UBB

Bangka Belitung

UBB Terima Kunjungan MA Al-Muhajirin Koba

Bangka Belitung

DPRD Babel Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Perubahan KUA-PPAS TA 2026

Bangka Belitung

Sambut HUT Ke-26 Babel dan Masyarakatkan Olahraga, Gubernur Hidayat Gagas Senam Kreasi Budaya Melayu “Serumpun Sebalai”