BANGKA TENGAH — Pemerintah Desa Air Mesu secara resmi melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) pangan berupa beras kepada warga yang berhak.
Kegiatan penyaluran ini berlangsung selama dua hari pada Kamis hingga Jumat, 3–4 September 2026, bertempat di Kantor Desa Air Mesu.
Berdasarkan data dari pihak pemerintahan desa, program bantuan pangan tahap kedua ini mencakup alokasi periode Juli hingga September 2026.
Sebanyak 433 warga terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masing-masing menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram atau setara dengan 3 karung untuk mencukupi kebutuhan pangan selama tiga bulan sekaligus.
Suasana Penyaluran di Kantor Desa
Proses pembagian bantuan berlangsung tertib dan kondusif. Para penerima manfaat tampak antusias mengantre serta duduk tertib di kursi-kursi yang telah disediakan oleh panitia di area terbuka kantor desa.
Tampak pula aparat desa memberikan pengarahan serta membantu verifikasi dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat undangan resmi sebelum penyerahan bantuan diserahkan kepada warga.
Kepala Desa Air Mesu, Fajri, menyampaikan apresiasi serta rasa syukurnya atas kelancaran proses distribusi bantuan sosial beras dari pemerintah ini. Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah desa berkomitmen penuh untuk mengawal penyaluran agar tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan berdasarkan data yang valid.
”Alhamdulillah, penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram per KPM untuk periode Juli hingga September 2026 ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman berkat kerja sama seluruh perangkat desa serta kesadaran tertib antrean dari warga. Kami berharap bantuan beras sebanyak tiga karung ini dapat meringankan beban kebutuhan pokok harian masyarakat Air Mesu yang berhak menerimanya,” ujar Fajri.
Fajri juga mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa memanfaatkan bantuan pangan tersebut dengan bijak demi mencukupi kebutuhan gizi dan keluarga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok saat ini. (Renaldi).







