BANGKA TENGAH, Beritaseindo.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kunjungan ke Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, pada Rabu (2/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penelitian tumbuhan yang berada di kawasan kelekak, khususnya pohon binjai di kawasan Bunaya atau Bukit Nek Ayam.
Kunjungan lembaga pemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia tersebut disambut oleh pihak Pemerintah Desa Air Mesu.
Kepala Desa Air Mesu, Fajri mengatakan kedatangan tim BRIN bertujuan melakukan riset terhadap keberadaan tumbuhan lokal yang terdapat di kawasan kelekak, terutama pohon binjai yang tumbuh di Bunaya, Bukit Nek Ayam.
“Kawasan kelekak sendiri merupakan bagian dari lanskap budaya masyarakat Bangka yang memiliki keterkaitan dengan keberadaan berbagai jenis tanaman dan pepohonan yang tumbuh secara turun-temurun,” ungkapnya.
Penelitian terhadap tumbuhan lokal di kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai keberadaan, potensi, serta nilai penting tanaman yang menjadi bagian dari lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.
Kunjungan BRIN ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi keanekaragaman hayati yang dimiliki Desa Air Mesu kepada kalangan peneliti.
Keberadaan pohon binjai di kawasan Bunaya atau Bukit Nek Ayam menjadi salah satu objek yang menarik untuk diteliti lebih lanjut, mengingat pentingnya pendokumentasian tumbuhan lokal sebagai bagian dari kekayaan alam dan pengetahuan masyarakat.
Melalui kegiatan penelitian tersebut, diharapkan potensi tumbuhan lokal di Desa Air Mesu dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi bahan kajian untuk pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian lingkungan, serta pengenalan kekayaan hayati daerah. (Renaldi).








