Home / Bangka Belitung / Berita

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Kenakan Batik dari Sentra Pinang Sirih di HBN 2026, Noni Hidayat Ajak Anak Muda Kembangkan Batik Babel

SURABAYA — Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, selalu hadir mengenakan pakaian khas daerah Babel setiap menghadiri event-event resmi di Tingkat nasional. Salah satunya mengenakan Batik dari Sentra Pinang Sirih saat menghadiri puncak peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Monumen Kapal Selam (Monkasel), Surabaya, Jumat (2/10/2026) malam.

Menariknya, setelah menghadiri kegiatan itu, Noni Hidayat langsung memberikan statemen motivasi, mengajak generasi muda terlibat dalam pengembangan batik daerah, dalam hal ini Batik Babel.

Terlebih dalam kesempatan tersebut, Noni mengenakan batik Melayu Bangka Belitung dari sentra batik Pinang Sirih, karya perajin Sundarti.

Noni mengatakan, momentum peringatan HBN ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan batik Bangka Belitung sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku dan penggerak batik dari berbagai daerah.

Baca Juga I  Pantai Tanjung Bunga Pangkalpinang Diserbu Tambang, Kemana APH?

Lebih lanjut menurut Noni, pelestarian batik tidak cukup dilakukan dengan menjaga warisan budaya, tetapi juga harus diwujudkan melalui penggunaan batik dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini saya menghadiri Hari Puncak Batik Nasional. Saya sebagai Bangka Belitung menggunakan batik Melayu dari Pinang Sirih. Batik merupakan budaya kita yang harus kita lestarikan, jadi kita gunakan dan kita cintai,” ujar Noni.

Noni menilai, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga keberlanjutan batik di Bangka Belitung.

Anak muda yang memiliki minat pada seni, kreativitas, dan inovasi, kata dia, diharapkan dapat berkolaborasi dengan perajin untuk mengembangkan batik daerah.

“Saya mengimbau dan mengajak generasi muda Bangka Belitung yang mungkin mempunyai jiwa seni, memiliki ide, inovasi, atau memiliki ketertarikan, yuk bergabung dengan Dekranasda Bangka Belitung. Kita kembangkan batik bersama-sama dengan saya dan para pengrajin Bangka Belitung,” ajaknya.

Baca Juga I  Lazismu Bangka Belitung Salurkan 80 Paket Sembako dan Serahkan Hadiah Lomba Milad ke-23

Menurut Noni, gagasan baru dari generasi muda dapat memperluas pengembangan batik, baik dari sisi desain maupun pemanfaatannya.

Dengan demikian, lanjut dia, batik Bangka Belitung dapat mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas budaya daerah.
Puncak HBN 2026 di Monkasel juga menampilkan kekayaan batik dari berbagai daerah melalui konsep “Batik Berlayar”.

Dalam kegiatan tersebut, perahu-perahu berornamen batik Jawa Timur menyusuri Sungai Kalimas, dari Taman Prestasi menuju kawasan Monkasel.

Penulis: Idris Af
Foto/Video: Jo Fandi/Yoska
Editor: Vera

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Polda Babel Gelar Latpraops Patuh Menumbing 2026, Fokus Penegakan Hukum Elektronik

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Resmikan Jembatan Sungai Kelintang, Akses Dua Desa Kini Kembali Terhubung

Bangka Belitung

Wakil Ketua DPRD Edi Nasapta : Status Internasional Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Harus Diikuti Pemenuhan Fasilitas Sesuai Standar Internasional

Bangka Belitung

Bupati Bangka Tengah Motivasi Siswa Baru, Bantuan Seragam dan Tas Kembali Disalurkan

Bangka Belitung

PT DAK Buka Lelang Terbuka: Satu Unit Kapal Isap Produksi dan Hamparan Besi Scrap

Bangka Belitung

Isu Permintaan Satu OPD Satu Sapi Dibantah Wakil Bupati Bangka Tengah

Bangka Belitung

Quo Vadis SDM Daerah? (Kala Ekonomi Bertumpu pada Sektor Lama)

Bangka Belitung

Komisi IV DPRD Babel Desak Penanganan Serius Kasus Kekerasan Anak