BeritaSeindo.Com – Suasana haru dan penuh kebanggaan pelestarian Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (14/08/2026) sore. Sebanyak 36 putra-putri terbaik tingkat SMA/SMK/MA dari seluruh wilayah Bangka Tengah resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026.
Prosesi pengukuhan yang sakral ini dipimpin langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, serta disaksikan oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Forkopimda, para kepala OPD, guru, pembina, panitia seleksi, pelatih, para orang tua beserta keluarga.
Acara pengukuhan ditandai secara simbolis dengan penyematan Lencana Kepemimpinan dan kendit (sabuk ikat pinggang) kepada perwakilan anggota Paskibraka. Ke-36 anggota terpilih ini terdiri dari 18 putra dan 18 putri yang telah melalui proses seleksi ketat.
Dalam wawancaranya usai acara, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan rasa terima kasih atas terlaksananya pengukuhan ini. Ia menjelaskan bahwa tugas utama para anggota Paskibraka adalah mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Ini adalah tahapan proses dalam kehidupan. Mereka adalah generasi penerus yang masih banyak kesempatan. Mereka sudah mulai dididik untuk disiplin dan harus bisa berkata jujur. Dua hal ini menurut saya adalah fondasi bagi mereka untuk menjadi seorang pemimpin, ungkap Algafry.
Ia juga menambahkan filosofi menarik mengenai pentingnya karakter bagi generasi muda.
“Disiplin dan jujur itu seperti keping emas yang saling melengkapi. Kalau orang jujur biasanya mujur, dan salah satu kiatnya adalah disiplin untuk menciptakan itu,” pungkas bupati.
Sementara itu, pelatih Paskibraka Bangka Tengah yang juga merupakan anggota Polres Bangka Tengah, Mohammad Qadafi, menyatakan bahwa para anggota telah siap 100% untuk menjalankan tugas negara. Kesiapan ini dicapai setelah melalui masa pendidikan dan pelatihan intensif selama kurang lebih 14 hari di Gedung Diklat Kabupaten Bangka Tengah.










