BeritaSeindo.Com – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengikuti kegiatan Reboan atau Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kementerian Dalam Negeri yang diselenggarakan secara berani oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), Rabu (22/07/2026) bertempat di Smart Meeting Room Kantor Bupati Bangka Tengah.
Topik pembahasan yang menjadi substansi meliputi evaluasi serta upaya perbaikan dan peningkatan kualitas Ditjen Otda kepada Pemerintah Daerah, Inventarisasi dukungan Ditjen Otda Kemendagri dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kepala Daerah, isu dan permasalahan lainnya terkait penyelenggaraan pemerintah daerah, hingga pembahasan berbagai permasalahan aktual yang menghadap pemerintah daerah.
Algafry Rahman menyampaikan kegiatan Reboan menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Reboan ini tentunya membantu karena kita bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi kendala serta menyampaikan berbagai masukan dan kebutuhan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Bupati juga memandang forum ini sangat positif karena Kemendagri tidak hanya menjadi penyelenggara, tetapi juga berperan sebagai jembatan komunikasi dan penguat koordinasi antara pemerintah daerah dengan kementerian/lembaga.
“Kemendagri juga dapat mendorong kementerian/lembaga lainnya agar dapat menjawab persoalan, masukan, dan kendala yang disampaikan oleh pemerintah daerah. Dan tadi kita juga sudah menyampaikan beberapa persoalan, seperti kawasan hutan, inflasi, DAK dan DAU, pelabuhan, koperasi desa dan kelurahan merah putih, dan lain sebagainya,” pungkasnya.










