BANGKA TENGAH – Antusiasme masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan terlihat dalam pelaksanaan Job Fair Mini Kabupaten Bangka Tengah. Sejak pagi hingga sore hari, Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Tengah dipadati para pencari kerja yang datang untuk mencari peluang pekerjaan dari sejumlah perusahaan yang membuka kesempatan kerja.
Berdasarkan data sementara, jumlah pencari kerja yang mengikuti kegiatan tersebut telah mencapai lebih dari 150 orang sejak Job Fair Mini resmi dibuka pada Rabu hingga Kamis.
Kepala Bidang Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Tengah, Teguh, seizin Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PTSP dan Tenaga Kerja) Kabupaten Bangka Tengah, Risaldi Adari, mengungkapkan tingginya jumlah pencari kerja menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan kesempatan kerja.
“Sejak dibuka pada Rabu hingga Kamis hari ini, pencari kerja sudah mencapai 150 orang lebih,” ungkap Teguh.
Menurutnya, pelaksanaan Job Fair Mini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai lowongan pekerjaan, persyaratan yang dibutuhkan, serta proses perekrutan yang dilakukan oleh perusahaan.
Antusiasme pencari kerja tampak sejak pagi. Mereka rela datang dan menunggu hingga sore untuk mendapatkan kesempatan mengikuti proses rekrutmen.
Kondisi ini menjadi gambaran bahwa kebutuhan terhadap lapangan pekerjaan di daerah masih cukup tinggi. Di sisi lain, kegiatan job fair dapat menjadi jembatan penting antara dunia kerja dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan serupa secara berkala dengan melibatkan lebih banyak perusahaan dan membuka lebih banyak pilihan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Dengan demikian, job fair tidak hanya menjadi tempat bertemunya perusahaan dan pencari kerja, tetapi juga dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas kesempatan kerja serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Bangka Tengah. (Renaldi)







