Home / Bangka Belitung / Berita / Hukum Kriminal

Rabu, 21 Januari 2026 - 03:27 WIB

Kabupaten Layak Anak Kembali Tercoreng, Anak Usia 15 Tahun Dihamili Paman yang Juga Pegawai Bank

Caption: Ilustrasi anak yang menjadi korban seksual

Caption: Ilustrasi anak yang menjadi korban seksual

Bangka Tengah – Kasus kekerasan seksual kembali mencuat di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, dimana kali ini anak berusia 15 tahun harus menjadi korban pamannya sendiri yang berinisial W yang sudah dianggap ayah oleh korban.

Terungkapnya kasus ini terjadi setelah keluarga curiga terhadap korban yang selalu sakit, dari situ keluarga membawa korban kedokter dan didapati korban telah hamil 5 bulan oleh pamannya sendiri yang telah dianggap seperti ayahnya.

“Kami tahu korban hamil setelah korban sakit, dan setelah dibawa kedokter didapati korban hamil 5 bulan oleh pelaku, dan pelaku merupakan pegawai Bank swasta di Koba,” ujar bibi korban, Rabu (21/01/2026).

Mengetahui hal tersebut bibi korban bersama keluarganya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangka Tengah untuk penindakan hukum terhadap pelaku.

Baca Juga I  PT DAK Solusi Terpercaya untuk Pembangunan dan Perawatan Kapal di Indonesia

“Kami bersama keluarga langsung melaporkan tersangka W ke Polres Bangka tengah, dan kabar yang kami dapat pelaku sempat lari namun telah ditangka beberapa hari yang lalu,” ungkapnya.

Tidak hanya kesal dengan pelaku W, keluarga korban juga turut dibuat kesal oleh keluarga pelaku, yang terus mendesak keluarga korban mencabut laporan tersebut.

“Keluarga tersangka beberapa kali datangi kami tanpa ada rasa bersalah dan minta maaf agar kami mencabut laporan kami, akibat hal tersebut kami merasa terintimidasi apa lagi ada keluarga korban yang merupakan oknum berpangkat secara kasar memaksa saya dan keluarga saya mencabut laporanya,” ujar bibi korban sambil menahan air mata.

“Saya selaku bibi korban meminta agar keluarga korban berhenti mengintimidasi saya dan keluarga saya, kami masih baik tidak mau mengungkapkan siapa saja yang mengintimidasi saya dan keluarga saya, jangan paksa kami turut melaporkan intimidasi tersebut kepada pihak berwajib,” tuturnya.

Baca Juga I  Wakil Bupati Efrianda Kunjungan Kerja Meninjau lokasi Koperasi Merah Putih Desa Namang

Keluarga korban sangat berharap pihak kepolisian yaitu Polres Bangka Tengah dapat memproses hukum secara profesional dan tanpa ada rekanan dari pihak keluarga korban dan yakin Polres Bangka Tengah akan Profesional menanganinya.

“Kami harap polisi dapat bekerja secara profesional, mengingat itimidasi yang kami terima dan siapa saja yang mengintimidasi kami cukup berpengaruh,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi kebagian kehumasan di group wa media dan Polres Bangka Tengah terkait progres kasus tersebut, admin hanya membalas “siap belum ada perintah dari atas bang”.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Hadiri Halal Bihalal dan Launching Sigoro Kecamatan Pangkalbalam

Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Lantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Tekankan Komitmen Benahi Berbagai Sektor

Berita

Rektor Unmuh Babel Resmi Sandang Gelar Doktor di UMJ

Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Komitmen Jalankan Arahan Mendagri Demi Pembangunan Nasional

Bangka Belitung

Sinergi untuk Kesehatan Masyarakat, Bupati Algafry Rahman Resmikan Posyandu Sakura Koba

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Buka Kegiatan Sosialisasi dan Validasi Evaluasi Jabatan Pemkot Pangkalpinang

Bangka Belitung

Karcis Parkir Berserakan di Pasar Pagi, Dugaan Kebocoran Retribusi Menguat — Dishub Pangkalpinang Telusuri dan Janji Tindak Tegas

Bangka Belitung

Walikota Saparudin Buka Kegiatan Musrenbang RKPD Kota Pangkalpinang Tahun 2027