Home / Bangka Belitung / Berita / Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 09:05 WIB

Pelayanan Terpadu Warnai World Rabies Day 2026 di Desa Benteng

BANGKA TENGAH – Pemerintah Desa Benteng, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, bersama sejumlah instansi dan organisasi terkait menggelar Pelayanan Terpadu dalam rangka World Rabies Day 2026, Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Stronger Together – Semangat Kolaborasi Global (One Health)” tersebut dipusatkan di Kantor Desa Benteng dan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Pelayanan terpadu ini melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bangka Belitung, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah, serta BPP Pangkalan Baru.

Berbagai layanan disediakan secara gratis bagi masyarakat. Di antaranya vaksinasi rabies, pelayanan kesehatan hewan, GAS CKG (Gerakan Aktif Skrining Cek Kesehatan Gratis), pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta Pasar Tani.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari GETAS RASA ASIN (Gerakan Berantas Rabies dengan Aktif Vaksin) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit rabies, khususnya yang dapat ditularkan melalui hewan penular rabies.

*Kepala Desa Benteng: Pelayanan Terpadu Memudahkan Masyarakat*

Kepala Desa Benteng, Boei Nyoen menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan berbagai pelayanan dalam satu kegiatan di tengah masyarakat.

Baca Juga I  Unit Laka Lantas Polres Bangka Tengah Tangani Kecelakaan di Namang, Empat Orang Meninggal Dunia

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelayanan terpadu ini. Masyarakat Desa Benteng tidak hanya mendapatkan layanan vaksinasi rabies dan kesehatan hewan, tetapi juga bisa memperoleh pelayanan kesehatan serta administrasi kependudukan dalam satu tempat,” ujar Boei Nyoen.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan manusia dan hewan secara bersama-sama.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan hewan, melakukan vaksinasi rabies dan melengkapi administrasi kependudukan juga semakin meningkat,” katanya.

*Ketua DPRD Bateng Dorong Kolaborasi Lintas Sektor*

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Batianus, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelayanan terpadu tersebut.

Menurut Batianus, pendekatan One Health menunjukkan bahwa kesehatan manusia, hewan dan lingkungan memiliki keterkaitan sehingga membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat penting.
Persoalan kesehatan masyarakat tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi, termasuk dalam penanganan rabies. Kesehatan manusia dan kesehatan hewan memiliki keterkaitan yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar Batianus.

Ia juga mendorong agar edukasi mengenai pencegahan rabies terus dilakukan hingga tingkat desa sehingga masyarakat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kasus gigitan atau terdapat hewan yang diduga terpapar rabies.

Baca Juga I  Usai di Ultimatum Presiden Terkait Tambang Ilegal, Kapolda Babel Langsung Tancap Gas

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dokter hewan dan masyarakat terus diperkuat. Pencegahan tentu membutuhkan partisipasi semua pihak,” katanya.

Vaksinasi Gratis dan Layanan Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat membawa hewan peliharaan untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi rabies. Kehadiran sejumlah hewan peliharaan seperti anjing dan kucing turut mewarnai kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Benteng.

Selain pelayanan terkait rabies, masyarakat memperoleh akses terhadap sejumlah layanan lainnya sehingga kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada kesehatan hewan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat dan administrasi kependudukan.

Pelaksanaan pelayanan terpadu ini sekaligus menjadi momentum memperkuat pesan World Rabies Day 2026, bahwa pemberantasan rabies membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga profesional, pemilik hewan dan masyarakat.

Dengan semangat “Stronger Together”, kegiatan di Desa Benteng diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan rabies tidak hanya dilakukan setelah terjadi kasus, tetapi dimulai dari langkah sederhana seperti vaksinasi hewan secara rutin, menjaga hewan peliharaan dan segera mendapatkan penanganan medis apabila terjadi gigitan hewan yang berisiko. (Renaldi).

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

SPPG Namang Kembali Berulah, Tak hanya Telur Busuk, Tapi Buah Buruk kembali Beredar

Bangka Belitung

Pisah Sambut Danrem 045/Garuda Jaya, Bupati Bateng Algafry Sampaikan Apresiasi dan Harapan Baru

Bangka Belitung

BREAKING NEWS : Tim SAR Brimob Polda Babel Evakuasi Temuan Mayat Tanpa Identitas Di Pantai Kepala Dua Desa Tanjung Gunung

Bangka Belitung

PB Rampungkan Technical Handbook Seluruh Cabor Porprov VII Babel

Bangka Belitung

Ketua DPRD Abang Hertza Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026

Bangka Belitung

Ketua DPRD Didit Srigusjaya Hadiri Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Menumbing Tahun 2025

Bangka Belitung

PT DAK Buka Lelang Besi Scrap Eks Pekerjaan Reparasi dan Docking

Bangka Belitung

Beliadi Kritisi Kinerja Pejabat Eksekutif di Lingkungan Pemprov Babel: Minim Inovasi