NAMANG — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Namang di Kecamatan Namang kembali menuai sorotan.
Setelah sebelumnya menu telur asin dilaporkan busuk, kini keluhan serupa kembali muncul terkait kualitas buah yang dibagikan kepada siswa sekolah dasar.
Kali ini, dugaan makanan tidak layak konsumsi dialami seorang siswi kelas 1 di MIN Bangka Tengah.
Diungkapkan orang tua dari siswi berinisial Rn mengungkapkan bahwa buah pir yang diterima anaknya dalam paket menu pada Rabu (25/2) terlihat telah berubah warna dan tidak layak dimakan.
“Menu pada Rabu itu pada buah pir-nya sudah nampak kehitam-hitaman dan lembek, tak layak lagi dimakan. Herannya kenapa pihak dapur SPPG tersebut asal main taruh saja,” ujar Rn dengan nada kecewa.
Menurut Rn, peristiwa ini bukan yang pertama. Sebelumnya, keluhan serupa juga muncul dari pembagian makanan di SDN Namang, di mana telur asin yang dibagikan dilaporkan dalam kondisi busuk.
“Padahal baru saja kemarin bermasalah, telur asin yang diberikan busuk.

Telur asin busuk yang diberikan SPPG Namang kepada siswa di SDN Namang
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Pihak SPPG Namang melalui Danni kembali hanya dengan mengatakan permintaan maaf.
“Kami memohon maaf pak, minta alamat abang biar pihak dapur ganti, sekali lagi kami mohon maaf,” ungkapnya.
Warga berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap proses pengadaan, penyimpanan, dan distribusi makanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Rn).








