Home / Bangka Belitung

Senin, 10 November 2025 - 08:53 WIB

Wabup Efrianda Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Halaman Kantor Bupati Bateng

BeritaSeindo.Com – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 dengan tema nasional ‘Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak MelanjutkanPerjuangan’. Meski disertai hujan ringan, upacara berlangsung penuh khidmat di halaman Kantor Bupati Bangka Tengah, Senin (10/11/2025).

Pada upacara ini, bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Muji Santoso selaku Kasi Operasi dan Pengendalian Prasarana Satpol-PP Bangka Tengah, Pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh siswa SLB Negeri Koba, Alviano Saputra, dan pembacaan pesan-pesan pahlawan oleh Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus. Sementara itu Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda selaku Inspektur Upacara, menyampaikan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf.

Amanat tersebut mengajak kita untuk bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Seluruh warga negara bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus.

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman Hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun ke 54 KORPRI Tahun 2025

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini,” ucapnya.

Disampaikan pula, dari para pahlawan kita dapat belajar bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

“Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa ini, yang pertama kesabaran para pahlawan. Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” ujarnya.

Baca Juga I  Wabup Efrianda Pimpin Rakor Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Pemkab Bateng

Yang kedua ialah semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya karena setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

“Ketiga, ialah pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai, dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Ketua Pansus DPRD Imam Wahyudi Pimpin Rapat Bahas Raperda Pengelolaan Pertambangan Mineral

Bangka Belitung

Investasi 28 Triliun PT Green Indonesia Aluminia di Belitung Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Masyarakat: Kami Demo

Bangka Belitung

OPINI: Pekerja Kreatif Dijerat Hukum: Ketika Karya Dipersepsikan Sebagai Kejahatan

Bangka Belitung

Kasus Perjadin Terus Bergulir, 3 Anggota DPRD Pangkalpinang Kembali Diperiksa Kejari

Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Arsani Lantik 392 PPPK Formasi 2024, Tegaskan Dedikasi dan Kesetaraan Peran ASN

Bangka Belitung

Ketua DPRD Didit Srigusjaya : Siswa dari keluarga tidak mampu di harapkan tidak perlu di bebani uang komite

Bangka Belitung

Kakek Berusia 76 Tahun Pelaku Persetubuhan Terhadap Anak Berhasil Diamanakan Polres Bangka Tengah

Bangka Belitung

Wabup Efrianda Hadiri Kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Desa Belilik