BeritaSeindo.Com – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) memulai tahapan awal perencanaan pembangunan dengan menggelar Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RENJA PD) Tahun 2027, di Ruang Rapat Besar Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (10/12/2025).
Sesuai amanat Permendagri 86 Tahun 2017, pembahasan anggaran 2027 harus sudah dimulai 2 tahun sebelumnya, yaitu pada bulan Desember. Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menekankan bahwa orientasi ini mempunyai tujuan utama untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi perencana, dan memastikan dokumen disusun berkualitas, tepat waktu dan tepat sasaran.
“Kami mau memastikan, mau sinkronisasikan antara RPJMD kita dengan provinsi, dengan pusat, tentunya dengan kementerian dan sebagainya itu, agar apa yang jadi tujuan kita di 2027 itu bisa ter-backup, bisa dimasukkan dalam RKPD kita, sinkron antara pusat sampai ke daerah,” ujar Efrianda dalam sambutannya.
?Untuk memastikan penyusunan RKPD berjalan komprehensif, perlunya keterlibatan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan.
?”Selain itu, seluruh proses penyusunan dokumen direncanakan secara komprehensif, melibatkan seluruh OPD dan pemangku kepentingan, serta diwajibkan memanfaatkan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) untuk mengintegrasikan data dan proses e-planning,” lanjutnya.
?Dalam rangka penetapan prioritas, Pemkab Bangka Tengah berencana menggeser fokus dari komoditas lama seperti lada, menuju sektor Pariwisata.
“Sebelumnya lada masih diprioritaskan di sektor pertanian, namun ditemukan bahwa masyarakat mulai ‘agak enggan’ untuk didorong kembali ke komoditas tersebut. Oleh karena itu, Pemkab Bangka Tengah akan mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas baru karena hampir setiap kecamatan kita punya potensi pariwisata,” ungkapnya.
Selain pariwisata, prioritas strategis Bangka Tengah adalah memperkuat perannya sebagai Kota Penyangga Ibukota Provinsi.
“Prioritas kawasan penyangga ini mencakup rencana untuk pembangunan sarana kesehatan seperti Rumah Sakit Jantung dan Stroke, serta pengembangan kawasan Ekonomi Kreatif di sekitar Pangkalanbaru,” pungkasnya.









