BeritaSeindo.Com – Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi/Advokasi/Sosialisasi dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Tahun 2025 dan Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Grand Vella, Kecamatan Pangkalanbaru, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 15 April 2026 ini membahas sejumlah materi penting, di antaranya kebijakan program P2P, peran serta dinas pendidikan dalam pelaksanaan imunisasi di sekolah, penguatan deteksi dini dan tata laksana penyakit stroke, evaluasi program P2M, Keswa, PTM, surveilans dan imunisasi, serta perencanaan kegiatan bidang P2P tahun anggaran 2027 berikut rencana tindak lanjutnya.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai instansi terkait, seperti Kemenag Bangka Tengah, Polres Bangka Tengah, Kodim Bangka Tengah, OPD terkait, RSUD, hingga seluruh puskesmas se-Bangka Tengah.
Wabup menegaskan pentingnya pembangunan kesehatan masyarakat.
“Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup bagi setiap orang agar derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa berbagai komponen dalam pembangunan kesehatan saling berkaitan dan terintegrasi, mulai dari upaya kesehatan, pembiayaan, sumber daya manusia, manajemen informasi hingga pemberdayaan masyarakat, dengan tetap memperhatikan dinamika kependudukan dan epidemiologi penyakit.
Lebih lanjut, Efrianda menekankan bahwa P2P merupakan bagian penting dari upaya kesehatan masyarakat yang mencakup imunisasi, skrining atau deteksi dini, edukasi perilaku hidup sehat, serta pengendalian vektor penyakit.
“Langkah ini bertujuan menekan kasus penyakit menular seperti TBC, HIV/AIDS, dan kusta, serta penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi,” pungkasnya.









