Home / Bangka Belitung / Berita / Bisnis / Headline / Pertanian

Selasa, 7 April 2026 - 09:01 WIB

Wakil Ketua DPRD Babel Ultimatum PKS di Pulau Bangka Terkait Harga: Ikuti Kesepakatan

Caption: Perbedaan harga antara CPO di Bangka Tengah dan Pulau Belitung yang mencapai angka seribu Rupiah, (Foto: Renaldi/Dispertan Bangka Tengah)

Caption: Perbedaan harga antara CPO di Bangka Tengah dan Pulau Belitung yang mencapai angka seribu Rupiah, (Foto: Renaldi/Dispertan Bangka Tengah)

BANGKA BELITUNG, Beritaseindo.com – Para petani kelapa sawit di Pulau Bangka mengeluhkan merosotnya harga Tandan Buah Segar (TBS) yang dinilai semakin memberatkan kondisi ekonomi mereka.

Selain harga yang turun, para petani juga menyoroti adanya perbedaan harga yang cukup signifikan antara Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

MK, petani sawit asal Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, mengungkapkan bahwa selisih harga TBS antara Bangka dan Belitung bisa mencapai sekitar Rp1.000 per kilogram.

“Harga antara di Bangka dan Belitung itu begitu jauh berbeda, menyentuh angka 1000 rupiah,” ujar MK kepada wartawan.

Keluhan tersebut tidak hanya datang dari petani di Bangka Tengah. Sejumlah petani di wilayah Kabupaten Bangka dan Bangka Selatan juga merasakan kondisi serupa, di mana harga TBS dinilai tidak sebanding dengan daerah lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Andi, petani sawit asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, mempertanyakan peran pemerintah daerah dalam mengatasi ketimpangan harga tersebut.

Baca Juga I  Perjuangkan Hak 1.094 Warga Tak Mampu, APDESI Bangka Tengah Bawa Data Anomali Bansos Bangka Tengah ke Bappenas RI

Ia menilai hingga saat ini belum ada langkah nyata untuk melindungi petani sawit kecil yang bergantung pada hasil kebun.

“Dimana peran pemerintah Bangka Belitung. Kenapa ketimpangan harga antara Bangka dan Belitung sampai begitu jauh, padahal satu provinsi,” ucap Andi dengan nada tinggi.

Menurutnya, kurangnya perhatian dari pemerintah, baik dari pihak eksekutif maupun legislatif, membuat para petani merasa tidak memiliki perlindungan terhadap fluktuasi harga sawit.

“Mohon kiranya pemerintah bisa bantu para petani kecil yang hanya punya 2–3 hektar, karena kami hanya bergantung dengan sawit. Timah sudah susah, tidak ada harapan lain,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh petani sawit di Kabupaten Bangka Barat.

Salah seorang petani di Desa Neknang mengatakan bahwa sebagian besar masyarakat di wilayahnya menggantungkan hidup dari perkebunan sawit, sehingga penurunan harga sangat berdampak pada perekonomian keluarga.

“Kami ini tak ada kerja lain selain di kebun, jadi yang kami harapkan dengan pemerintah ya bantu lah perjuangkan harga ini. Kami dengar juga Belitung harganya tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga I  Gubernur Babel Lantik Delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Golkar, Eddy Iskandar, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keluhan para petani terkait perbedaan harga TBS antara Bangka dan Belitung.

“DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap mekanisme penetapan harga sawit agar lebih berpihak kepada petani,” tegasnya.

Eddy juga menilai perlu adanya pengawasan terhadap perusahaan dan pabrik kelapa sawit agar harga yang diterima petani tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

“Untuk pabrik kelapa sawit untuk ikut harga acuan yang sudah disepakati bersama dengan dinas pertanian,” pintanya.

Dengan kondisi harga yang terus menurun, para petani berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga TBS dan mengurangi kesenjangan harga antar wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Renaldi

Share :

Baca Juga

Bisnis

Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays

Bangka Belitung

DPRD Babel Desak PT Timah Tepati Komitmen Kenaikan Harga di Tingkat Penambang

Bangka Belitung

Momentum HUT RI ke-80, Prof. Udin Bersama Jamaah Majelis Basyairul Khoirot Panjatkan Syukur

Bangka Belitung

Kapolda Babel Apresiasi Pengamanan Dan Kinerja Anggota

Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Arsani Hadiri Kegiatan Sosialisasi Penerapan Cara Budi Daya Ikan yang Baik

Bangka Belitung

Membaur di Pesta Kapong Kundi, Gubernur Hidayat Arsani Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi

Bangka Belitung

Bersama BPJS Ketenagakerjaan, Wakil Bupati Efrianda Serahkan Santunan Kematian kepada 3 Ahli Waris

Bangka Belitung

Wawako: Dies Natalis UBB, Dorong Kolaborasi dan Perluasan Akses Pendidikan