BANGKA TENGAH, Beritaseindo.com Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Bangka Tengah, menggelar acara Pendidikan Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Sabtu, 13/9/25), di Soll Marina Hotel, Pangkalan Baru.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda rutin partai, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan kapasitas kader, dan merumuskan langkah-langkah taktis dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 yang akan datang.
Ketua DPC PPP Bangka Tengah Subandri Mengatakan, kami menyadari bahwa PPP harus terus beradaptasi, dan berinovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman yang saat ini terus berkembang.
“Pendidikan politik ini adalah upaya kami untuk membekali kader dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan, termasuk bagaimana memanfaatkan media sosial dan teknologi digital untuk berkomunikasi dengan masyarakat,” terangnya.
Untuk itu, lanjut Subandri, tentunya Partai Persatuan Pembangunan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kader dan mendengarkan aspirasi masyarakat,
“Kami akan terus meningkatkan kualitas serta kemampuan kader, khususnya generasi muda, dan kami juga akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Subandri, kami percaya bahwa persatuan adalah kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan-tujuan besar.
“Pendidikan politik ini adalah sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar kader, membangun kesepahaman bersama tentang arah perjuangan partai, serta menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dan kearifan lokal,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan Subandri, kami juga berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan semua elemen masyarakat.
“Tentunya komunikasi, silaturahmi dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh pemuda terus kami pererat, dan kami juga bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berbudaya,” pungkasnya. (*)








