PANGKALPINANG, Beritaseindo.com — Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) menggelar kegiatan Refreshing Al-Islam dan Kemuhammadiyahan bagi para komandan di lingkungan kampus, Sabtu (6/6/2026), di Gedung Rusli Rachman Unmuh Babel.
Kegiatan ini diikuti oleh 67 peserta yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang mendapat amanah tambahan sebagai pejabat struktural di lingkungan universitas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Unmuh Babel dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan para komandan dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin dinamis.
Acara diawali dengan registrasi peserta kemudian dilanjutkan dengan dua sesi materi utama yang menghadirkan narasumber berkompeten dari Pengurus Pusat Persyarikatan Muhammadiyah dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah.
Pada sesi pertama, Dr. Faiz Rafdhi, M.Kom., Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah menyampaikan materi bertajuk “Kepribadian Muhammadiyah: Menjadi Pribadi/Komandan Unmuh yang Mukhlisun dan Berkemajuan.” Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya integritas, keikhlasan, serta semangat berkemajuan sebagai karakter utama yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin di lingkungan Muhammadiyah.
Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Dr. Bahtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia membawakan materi “PHIWM: Mengelola Tim dan Menjaga Amanah Kampus untuk Menjadi Komandan Berkemajuan (Tegas, Berwibawa, dan Dicintai).”
Penyampaian materi berlangsung secara luwes, komunikatif, dan penuh humor yang cerdas serta berkualitas. Sesekali, Dr. Bahtiar menyisipkan ilustrasi dan pengalaman praktis yang mengundang tawa peserta, namun tetap sarat makna dan refleksi kepemimpinan.
Gaya penyampaian yang segar dan berkemajuan tersebut membuat suasana forum menjadi hidup, membangkitkan antusiasme peserta, sekaligus menghadirkan pencerahan mengenai pentingnya membangun kepemimpinan yang tegas, berwibawa, namun tetap dicintai oleh tim yang dipimpin.
Jalannya diskusi berlangsung dinamis dengan dipandu oleh dua moderator, yakni M. Tohir, S.Hum., M.Pd. pada sesi pertama dan Romadhon, S.T., M.Pd. pada sesi kedua. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan narasumber serta aktif terlibat dalam sesi tanya jawab dan diskusi.
Kepala Biro P2SDUHP Unmuh Babel, Zuriyat Ifada, S.E., M.M., menilai kegiatan tersebut memiliki arti strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan para komandan di lingkungan universitas.
“Kegiatan ini menjadi sarana penyegaran ideologis sekaligus penguatan kapasitas kepemimpinan. Para komandan tidak hanya dituntut mampu mengelola unit kerja secara profesional, tetapi juga harus menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir kepemimpinan yang semakin solid, visioner, berintegritas, dan mampu membawa Unmuh Babel terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan,” ujarnya.
Menurut Zuriyat, tantangan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin kompleks membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cakap dalam manajemen, tetapi juga memiliki kedalaman nilai, kemampuan membangun kolaborasi, serta komitmen kuat terhadap misi Persyarikatan Muhammadiyah.
“Dan Insha Allah kegiatan seperti ini akan kita jadikan rutinitas tahunan di lingkungan Unmuh Babel, dengan mengundang narsum dari PTMA lainnya,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Zuriyat berharap seluruh komandan dapat terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat budaya kerja yang unggul, serta menjadi motor penggerak dalam mewujudkan universitas yang maju, profesional, dan berkemajuan sesuai cita-cita Muhammadiyah. (*)










