Home / Bangka Belitung

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:38 WIB

Bupati Algafry Rahman Tinjau Drainase Sebagai Upaya Pencegahan Banjir di Wilayah Kelurahan Berok Koba

BeritaSeindo.Com – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bergerak cepat mengambil langkah taktis sebagai upaya pencegahan banjir di wilayah Kelurahan Berok, Kecamatan Koba. Bertepatan dengan agenda senam bersama dan gotong royong, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman memimpin langsung peninjauan drainase di sepanjang jalan nasional Kelurahan Berok untuk memetakan dan mengatasi pemicu pengumpulan udara, Jumat (22/05/2026) pagi.

Aksi gotong royong yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh Kepala OPD, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bangka Tengah, serta bersinergi dengan perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Usai meninjau dan mengecek langsung kondisi di sepanjang jalur tersebut, Bupati Bateng, Algafry Rahman mengungkapkan bahwa pencegahan banjir tidak bisa maksimal jika saluran udara tersumbat total oleh sedimen dan sampah.

“Waktu hujan beberapa hari lalu air sempat tergenang, maka hari ini kita lihat sama-sama penyebab agar bisa kita cegah ke depan. Faktanya, saluran air yang dibangun banyak ditutup. Sedimentasi pasirnya sudah mencapai 20 sentimeter, bukan 2 senti lagi! Air tidak lancar dan ditambah lagi sampah,” ujar Algafry.

Baca Juga I  PPP Bateng Gelar Pendidikan Politik dan Mukercab, Wakil Gubernur Babel dan Bupati Apresiasi Ketua PPP Bateng

Bupati juga menyoroti kebiasaan warga yang membangun jembatan masuk rumah secara permanen tanpa memikirkan akses pembersihan.

“Masyarakat bikin jembatan masuk ke rumah permanen sepanjang itu dan tidak pernah dibersihkan. Itu salah satu penyebabnya. Maka dari itu, kami berterima kasih kepada teman-teman Balai Jalan sudah hadir bersama kita untuk melihat kondisi sebenarnya dan menjaga konektivitas jalur pembuangan air ini,” tambahnya.

Bupati menegaskan, pencegahan banjir di Berok sebenarnya bukan perkara pelik yang membutuhkan anggaran normalisasi besar dalam jangka pendek, melainkan murni masalah kepedulian lingkungan.

“Enggak ada yang pelik. Tinggal kesadaran saja. Pertama, jangan buang sampah sembarangan. Kedua, kita mau bersama-sama membersihkan selokan itu. Udah, selesai urusannya,” tegas Bupati.

Baca Juga I  Gubernur Hidayat Komitmen Jalankan Arahan Mendagri Demi Pembangunan Nasional

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Pertanahan (DPUTRP) Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, menjelaskan bahwa langkah pencegahan ini dilakukan secara kolaboratif bersama BPJN melalui aksi pembersihan drainase jalan nasional.

Namun, Fani mengungkapkan adanya kendala teknis di lapangan berupa pembangunan plat duiker (jembatan kecil) mandiri oleh warga yang justru membendung aliran air utama.

“Pembangunan plat duiker di jalan nasional ini berdampak pada drainase yang terbendung dan memicu akumulasi. Ke depan, sesuai arahan Pak Bupati, kami meminta pihak kecamatan dan kelurahan menyosialisasikan agar masyarakat wajib membuat box control (bak kontrol) saat membangun akses jembatan, supaya drainase di bawahnya tetap bisa dibersihkan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Anggota DPRD Agam Dliya Ul-Haq Gelar Reses Bersama Warga Paritpadang Kabupaten Bangka

Bangka Belitung

Ketua DPRD Abang Hertza : Pemotongan TPP ASN 20% Demi Keseimbangan Pembangunan Pangkalpinang

Bangka Belitung

Ketua DPRD Pangkalpinang Apresiasi Pemkot Pangkalpinang Distribusikan Bantuan Pangan untuk Warga Pangkalpinang

Bangka Belitung

DPRD Babel Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Pansus Tata Kelola Timah

Bangka Belitung

Dorong Penanganan Banjir Lebih Terarah, Bupati Algafry Rahman Sambangi BWS Babel

Bangka Belitung

UPZ Desa Belilik Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Membutuhkan, Sudarwan: Terimakasih untuk Para Donatur

Bangka Belitung

Tim SAR Gabungan Cari Pria Parubaya Hilang di Perairan Tanjung Ular

Advedtorial

Cek Situasi SPBU, Kapolres Bateng himbau Masyarakat Tidak Panic Buying dan Tertib Saat Antre BBM