Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati juga turut serta menjalani pemeriksaan kesehatan bersama para siswa, sebagai bentuk dukungan terhadap pentingnya kesadaran kesehatan sejak dini.

“Hari ini kita melaksanakan cek kesehatan gratis di sekolah, salah satu program dari Bapak Presiden. Sasarannya anak-anak usia 7 sampai 17 tahun. Tujuan utamanya agar semua siswa mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing,” kata Algafry.

Bupati menambahkan bahwa kegiatan ini harus ditindaklanjuti secara serius oleh semua pihak, terutama guru dan orang tua.

Baca Juga I  Ketua Pansus DPRD Imam Wahyudi Pimpin Rapat Bahas Raperda Pengelolaan Pertambangan Mineral

“Kalau dari hasil pemeriksaan ditemukan gangguan kesehatan, guru harus segera menyampaikan kepada orang tua siswa. Ini penting agar segera ditindaklanjuti dan orang tua juga tahu apa yang perlu dilakukan untuk kesehatan anak-anaknya,” imbuhnya.

Menurut Algafry, kegiatan serupa sebenarnya bukan hal baru di Bangka Tengah. Ia menyebut bahwa pemeriksaan kesehatan rutin di sekolah telah lama dilakukan melalui program screening kesehatan dasar yang menyasar sekolah-sekolah setiap tahun.

“Program ini bukan baru dilakukan karena adanya instruksi Presiden, karena di Bangka Tengah sudah rutin dijalankan minimal satu kali dalam setahun oleh masing-masing puskesmas. Sekarang kita tambah semangatnya dengan program nasional ini,” pungkasnya.