BANGKA TENGAH, Beritaseindo.com– Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Me Hoa, menemukan dugaan permasalahan serius pada program SPPG di SMP Negeri 1 Pangkalanbaru, sekolah tempat dirinya pernah menempuh pendidikan.
Temuan tersebut berawal dari laporan para orang tua murid yang mengeluhkan kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi.
“Me Hoa mendapat informasi dari orang tua murid bahwa menu MBG busuk, dan ada ulat di menu MBG untuk SMP N 1 Pangkalanbaru,” ujarnya kepada media Beritaseindo.com, Sabtu (25/5).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Me Hoa langsung mendatangi pihak sekolah dan melakukan konfirmasi kepada para guru. Dari hasil penelusuran awal, ditemukan adanya sejumlah menu makanan yang tidak wajar.
Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan guru, terdapat beberapa porsi makanan siswa yang ditemukan dalam kondisi tidak layak.
“Benar, informasi dari guru ada sekitar 8 ompreng dari anak-anak ada ulat di kacang panjang,” tegasnya.
Selain menyoroti kualitas makanan, Me Hoa juga menyinggung kondisi infrastruktur sekolah yang dinilai belum mendapat perhatian serius.
Ia mempertanyakan usulan perbaikan ruang kelas yang telah diajukan sejak lima tahun lalu namun hingga kini belum terealisasi.
“Nanti Me Hoa ke sana ngonten biar viral, biar pemerintah juga tahu, kalau ruang kelas itu sudah layak diperbaiki,” ujarnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat program MBG seharusnya menjamin kualitas gizi dan keamanan makanan bagi siswa.
Hingga berita ini diturunkan, Pihak SPPG Padangbaru sedang dalam upaya konfirmasi baik melalui pesan WhatsApp maupun telepon. (Rn).










