Home / Bangka Belitung / Berita / Politik

Senin, 18 Agustus 2025 - 02:59 WIB

Momentum HUT RI ke-80, Prof. Udin Bersama Jamaah Majelis Basyairul Khoirot Panjatkan Syukur

PANGKALPINANG – Suasana khidmat menyelimuti halaman Markaz Majelis Basyairul Khoirot, Jalan Melati, Gang Dahlia 7, Kelurahan Bukit Merapin, Pangkalpinang, pada Sabtu (16/08/2025). Ratusan jamaah dari berbagai kalangan hadir dalam tabligh akbar, dzikir, dan doa bersama memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara ini digelar oleh Majelis Ta’lim Basyairul Khoirot sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diberikan Allah SWT. Dzikir dipimpin langsung oleh KH. A. Syaehku, yang dalam tausiyahnya mengingatkan jamaah akan pentingnya zikir sebagai senjata orang beriman.

“Rasa syukur kita kepada Allah yang pertama adalah dengan zikir. Kalau kita ingat Allah, Allah pun akan ingat kita. Betapa banyak hajat kita yang diselesaikan dengan zikir, bukan hanya dengan mikir. Jadi daripada pusing, mari kita banyak-banyak berzikir,” pesan KH. Syaehku disambut takbir dan amin dari jamaah.

Baca Juga I  Membaca Memoar Suplan Azhari di Antara HMI, Bangka Belitung, dan Kesetiaan Cinta

KH. Syaehku juga mengaitkan dzikir dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, banyak persoalan bangsa, termasuk ekonomi masyarakat, bisa dicari jalan keluarnya dengan memperkuat ikatan spiritual kepada Allah SWT. “Kalau ada yang belum lunas hutangnya, atau hajatnya belum terkabul, jangan putus asa. Zikir adalah jalan kita untuk mengetuk pintu langit,” lanjutnya.

Kegiatan tabligh akbar ini juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan negeri, serta kekuatan masyarakat dalam menjaga persatuan dan persaudaraan. Usai dzikir, para jamaah larut dalam suasana kebersamaan, saling bersalaman, dan menikmati hidangan sederhana yang disediakan panitia.

Salah satu jamaah yang hadir, Prof. Udin, menyampaikan rasa syukur atas momentum ini.

Baca Juga I  Lazismu Bangka Belitung Salurkan 80 Paket Sembako dan Serahkan Hadiah Lomba Milad ke-23

“Alhamdulillah, kita bisa memperingati kemerdekaan dengan cara yang menyejukkan hati. Doa dan dzikir ini bukan hanya bentuk syukur, tapi juga menjadi penguat semangat kita sebagai bangsa,” ujarnya singkat.

Acara tabligh akbar ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya dengan lomba rakyat, namun juga dengan menghidupkan nilai spiritual melalui doa dan dzikir bersama.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Lantik 29 Kepala Sekolah, Bupati Algafry Rahman Tekankan Peran Sekolah Bentuk Karakter Anak

Bangka Belitung

Pisah Sambut Danrem 045/Garuda Jaya, Bupati Bateng Algafry Sampaikan Apresiasi dan Harapan Baru

Bangka Belitung

Ketua Forum DAS Babel Fadillah Sabri Bentuk Team Khusus Terkait Perambahan Hutan di Desa Pergam Bangka Selatan

Bangka Belitung

Keluhkan Menu dan Potensi Keracunan, SPPG Namang Bagikan Telur Asin Busuk

Bangka Belitung

Ketua DPRD Babel Ucapkan Selamat atas Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Tinjau Langsung Pelaksanaan Kegiatan Cek Kesehatan Gratis

Bangka Belitung

Skandal C6: KPU Pangkalpinang Rilis Data Berbeda, Distribusi Jauh dari Aturan PKPU

Berita

Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Riau dan Cipayung Plus Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan Pengawalan Hingga Tujuan