Home / Bangka Belitung

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:16 WIB

Wabup Efrianda Buka Kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Wilayah Bateng

BeritaSeindo.Com – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak sebagai upaya pencegahan di wilayah Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Ketam Munjang, Desa Kurau Barat, pada Selasa (21/10/2025).

Dalam Rakor ini, Pemkab Bateng menggandeng Polres Bateng, Kejari Bateng, dan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) sebagai narasumber.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, hadir membuka kegiatan ini secara resmi, didampingi Wakil Ketua 1 TP-PKK Bateng, Devi Efrianda, dan Kepala DPPKBP3A, Wiwik Susanti.

Dalam sambutannya, Efrianda mengatakan bahwa hak-hak anak yang harus dipenuhi terbagi menjadi empat, yaitu hak hidup, hak tumbuh kembang, hak partisipasi, dan hak perlindungan.

Baca Juga I  DPRD Babel Dorong Pengalihan Penyeberangan Sadai ke Pangkal Balam, Distribusi Barang Diminta Tetap Lancar

“Anak dan perempuan termasuk golongan yang sangat rentan mengalami tindak kekerasan. Sering kita lihat di media sosial atau media elektronik tentang makin maraknya kasus kekerasan terhadap anak, yang tidak hanya terjadi di luar rumah, tetapi juga di lingkungan keluarga, sekolah, tempat bermain, tempat ibadah, bahkan melalui media sosial atau gadget, anak-anak kita dapat mengalami tindak kekerasan,” ucapnya.

Efrianda juga menyampaikan bahwa dari tahun ke tahun, kekerasan terhadap anak terindikasi mengalami kenaikan.

“Untuk di Bangka Tengah, pada tahun 2024, jumlah kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 50 kasus dengan 80 korban. Pada tahun 2025, hingga September, jumlah kasus mencapai 57 dengan 70 korban, dengan rincian 48 anak laki-laki dan 22 anak perempuan,” ungkapnya.

Baca Juga I  Plt Asisten Pemkot Pangkalpinang Hadiri Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Rangkui Pangkalpinang

Efrianda menambahkan bahwa kenaikan kasus kekerasan anak ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bangka Tengah, tetapi juga merata di seluruh Indonesia.

“Melihat kondisi anak-anak kita yang sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja, maka kita sebagai pemerintah harus segera melakukan gerakan pencegahan secara masif dan terpadu. Anak adalah penerus kita ke depannya. Baik buruknya sebuah bangsa ditentukan oleh baik buruknya sumber daya manusia anak-anak kita,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Anggota DPRD Agam Dliya Ul-Haq Gelar Reses Bersama Warga Paritpadang Kabupaten Bangka

Bangka Belitung

Wakil Bupati Efrianda Hadiri Acara Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah

Bangka Belitung

Wakil Bupati Efrianda Buka Rakor Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting

Bangka Belitung

Plt Asisten Pemkot Pangkalpinang Hadiri Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Rangkui Pangkalpinang

Bangka Belitung

Ketua DPRD Didit Srigusjaya Terima Audiensi Forum Peduli Masyarakat Nangka Kabupaten Basel

Bangka Belitung

Hortikultura Binaan Bupati Bangka Tengah Hasilkan Panen Raya di Lubuk Pabrik

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman : Bangka Tengah Meraih Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Tahun 2025

Bangka Belitung

Gerak Cepat, Gubernur Hidayat Minta Bulog Cari Solusi Agar Petani Padi di Babel Tidak Rugi