Home / Bangka Belitung

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Edi Nasapta : Status Internasional Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Harus Diikuti Pemenuhan Fasilitas Sesuai Standar Internasional

BeritaSEindo.Com  — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta menegaskan bahwa penetapan kembali Bandara H.A.S. Hanandjoeddin sebagai Bandara Internasional harus diikuti dengan komitmen nyata pembangunan fasilitas dan rencana pengembangan yang jelas.

Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Belitung sebelumnya telah ditetapkan kembali sebagai Bandara Internasional berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 26 Tahun 2025 tertanggal 25 April 2025. Namun hingga kini, kesiapan infrastruktur pendukung bandara dinilai belum menunjukkan progres yang signifikan.

“Status bandara internasional tidak boleh berhenti pada tataran administratif semata. Harus ada langkah konkret dan keseriusan dalam pemenuhan fasilitas sesuai standar internasional,” kata Edi Nasapta, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman Hadiri Kegiatan Pembagian Sembako Peringati HUT ke 25 Provinsi Babel di Desa Kulur Ilir

Ia menilai, sebagai bandara internasional, H.A.S. Hanandjoeddin wajib dilengkapi terminal internasional yang representatif dan terpisah, fasilitas CIQ (Customs, Immigration, Quarantine) yang permanen dan terintegrasi, serta peningkatan runway, taxiway, dan apron sesuai standar keselamatan penerbangan internasional (ICAO).

Selain itu, peningkatan sistem navigasi, keamanan dan keselamatan penerbangan, fasilitas pelayanan penumpang internasional, hingga terminal kargo internasional juga menjadi kebutuhan mendesak guna mendukung sektor pariwisata, investasi, dan logistik.

“Tanpa fasilitas yang memadai, maskapai internasional tidak akan memiliki kepastian teknis maupun bisnis untuk membuka rute langsung ke Belitung. Akibatnya, status internasional bandara tidak akan berdampak maksimal bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Edi Nasapta juga mengingatkan bahwa keterlambatan pembangunan fasilitas bandara berpotensi menghambat masuknya investasi serta melemahkan posisi Belitung sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional yang telah lama ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga I  Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Algafry Rahman Tegaskan Visi Bangka Tengah Maju dan Penguatan Kemandirian Fiskal

“Belitung sudah diproyeksikan sebagai kawasan strategis pariwisata. Sangat disayangkan jika peluang besar ini tidak dimanfaatkan secara optimal karena lemahnya komitmen pengelolaan bandara,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Prof. Saparudin dan Dessy Ayutrisna Resmi Dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang

Bangka Belitung

Ini Arahan Ketum PPP di Acara Muswil VI Babel!

Bangka Belitung

Bersama KPK dan Kemendagri, Bupati Algafry Rahman Ikuti Live Talk Show Kepemimpinan Berintegritas

Bangka Belitung

Idul Fitri 2026 Nyaman, BPJN Babel Siapkan Posko dan Jalan Bebas Lubang

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Arsani Lepas Ekspor Produk Senilai Rp11,3 Miliar ke Empat Negara

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman : Bangka Tengah Perkuat Strategi Ketahanan Pangan Berbasis Data Melalui FSVA TA 2025

Bangka Belitung

Pemkab Bateng Kecolongan atau Bermain Mata, PT Bangka Tengah Sawitindo Desa Puput Terus Beraktifitas Meski Belum Kantongi Izin