Home / Bangka Belitung

Minggu, 21 September 2025 - 11:39 WIB

DPRD Babel Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Pansus Tata Kelola Timah

BeritaSeindo.Com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) tentang Tata Kelola dan Tata Niaga Timah, Senin (15/9/2025) di Ruang Paripurna DPRD.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar. Dalam sambutannya, Eddy menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pansus yang telah bekerja menampung aspirasi masyarakat dan mengkaji persoalan tata kelola timah di daerah.

“Sejak 17 Maret lalu, DPRD telah menerima berbagai masukan dari masyarakat mengenai tata kelola pertimahan. Sesuai dengan tugas dan fungsi pengawasan DPRD sebagaimana diamanatkan dalam peraturan dan undang-undang, hari ini kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras Pansus yang telah mengkaji persoalan tersebut secara mendalam,” ujar Eddy.

Baca Juga I  Wakil Ketua DPRD Hibir Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian Tiga Raperda Usulan Pemkot Pangkalpinang

Selanjutnya, rapat memberikan kesempatan kepada Ketua Pansus, Syarifah Amelia, untuk menyampaikan hasil kerja dan rekomendasi resmi Pansus kepada pimpinan DPRD.

Dalam penyampaiannya, Syarifah menegaskan bahwa Bangka Belitung merupakan salah satu pusat pertimahan nasional yang dalam dua tahun terakhir menghadapi banyak persoalan, mulai dari kerusakan lingkungan hingga konflik sosial di masyarakat.

“Kita semua memahami bahwa aktivitas pertambangan timah di Babel tidak hanya berdampak pada perekonomian, tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan yang besar. Aparat berulang kali menggagalkan upaya pengiriman pasir timah secara ilegal dari Pulau Belitung, dan di sisi lain muncul ketegangan antara aktivitas tambang dengan nelayan maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.

Baca Juga I  Bupati Algafry Rahman Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2026

Pansus DPRD kemudian merumuskan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya:

1. Integrasi data pertambangan dalam satu pintu mulai dari pengawasan aktivitas tambang hingga pelabuhan.

2. Peningkatan pemeriksaan awal dan lanjutan terhadap aktivitas pertambangan serta jalur distribusi timah.

3. Perlindungan sosial dan lingkungan sebagai syarat mutlak keberlanjutan industri timah.

4. Peningkatan kontribusi sektor timah agar lebih berpengaruh terhadap pembangunan daerah dan berkelanjutan.

 

Syarifah menegaskan bahwa rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperbaiki tata kelola timah di Bangka Belitung, sehingga dapat berjalan lebih transparan, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Share :

Baca Juga

Bangka Belitung

Wakil Ketua DPRD Babel Harapkan BGN Babel Dapat Lakukan Pengawasan Terhadap Operasionalnya SPPG di Babel

Bangka Belitung

Walikota Pangkalpinang Hadiri Kegiatan Launching 1.061 Titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Oleh Presiden RI

Bangka Belitung

DLH Bangka Tengah Pastikan Ketersediaan RTH Perkotaan Mencukupi, Dorong Peningkatan Ekonomi UMKM

Bangka Belitung

Bupati Algafry Rahman dan Wabup Bangka Tengah Kunjungi Pulau Nangka

Bangka Belitung

Kunjungi SMAN 1 Kelapa, Gubernur Hidayat Tekankan Netralitas ASN dan Larangan Pungutan IPP

Bangka Belitung

IKA FKIP Unsri Babel Resmi Dilantik, Walikota Saparudin Harap Alumni Jadi Motor Penggerak Pendidikan

Bangka Belitung

Wakil Bupati Efrianda Kunjungan Kerja Meninjau lokasi Koperasi Merah Putih Desa Namang

Bangka Belitung

Ketua DPRD Babel Sampaikan Orasi Saat Terima Aksi Demonstrasi