BANGKA TENGAH – Pemerintah Desa Beluluk melaksanakan kegiatan Sosialisasi bagi Ibu Menyusui Tahun 2026 yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menyasar ibu menyusui di Desa Beluluk dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.
Kepala Desa Beluluk dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk aksi nyata Pemerintah Desa Beluluk dalam mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini, khususnya melalui peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu menyusui mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu dan bayi.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para ibu menyusui dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, pemberian ASI, serta pola asuh yang tepat bagi bayi. Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini dan membutuhkan perhatian serta kerja sama dari seluruh pihak, terutama keluarga,” ujar Kepala Desa Beluluk, Atjek Patoni, Jum’at (23/10).
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa Beluluk berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
“Kami ingin program yang dilaksanakan oleh pemerintah desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi merupakan langkah konkret untuk membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab kita semua demi mewujudkan generasi Desa Beluluk yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Beluluk berharap 20 peserta yang mengikuti sosialisasi dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta turut menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Beluluk dalam mendukung percepatan pencegahan stunting melalui program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga. (Renaldi).








